IHSG Menguat di Tengah Koreksi Bursa Saham Asia

- Pewarta

Rabu, 26 Juni 2019 - 01:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) Selasa sore (25/6/2019) ditutup melemah di tengah koreksi bursa saham regional Asia.

IHSG ditutup menguat 31,98 poin atau 0,51 persen ke posisi 6.320,45. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 5,89 poin atau 0,59 persen menjadi 1.003,93.

Analis Bina Artha Sekuritas M Nafan Aji Gusta di Jakarta, Selasa, mengatakan stabilitas fundamental makroekonomi domestik yang inklusif dan berkesinambungan merupakan sentimen positif dari domestik.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Adapun surplusnya neraca perdagangan per Mei sebesar 210 juta dolar AS memberikan katalis positif bagi indeks,” ujar Nafan.

Badan Pusat Statistik (BPS) melansir neraca perdagangan Mei 2019 mengalami surplus 210 juta dolar AS dengan total ekspor 14,74 miliar dolar AS dan total impor 14,53 miliar dolar AS.

Sedangkan dari global, adapun para pelaku pasar antusias dalam menantikan dialog mengenai negosiasi dagang antara Presiden AS Donald Trump dengan Presiden China Xi Jinping pada KTT G-20 di Osaka.

Di sisi lain, berakhirnya rezim suku bunga tinggi global juga berpengaruh positif bagi penguatan indeks.

“Apalagi para pelaku pasar memperkirakan bahwa pidato Gubernur The Fed Jerome Powell di New York nanti akan memberikan efek dovish. Kemudian, menguatnya harga komoditas dunia juga memberikan katalis positif bagi indeks,” kata Nafan.

Dibuka menguat, IHSG nyaman di teritori positif hingga penutupan bursa saham. Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah beli asing bersih atau “net foreign buy” sebesar Rp426,47 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 480.548 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 14,7 miliar lembar saham senilai Rp7,91 triliun. Sebanyak 219 saham naik, 174 saham menurun, dan 157 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa regional antara lain indeks Nikkei melemah 92,18 poin (0,43 persen) ke 21.193,81, indeks Hang Seng melemah 327,02 poin (1,15 persen) ke 28.185,98, dan indeks Straits Times melemah 6,2 poin (0,19 persen) ke posisi 3.305,33. (cit)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru