IHSG Melemah Dipicu Sentimen Negatif Perang Dagang

- Pewarta

Kamis, 6 Desember 2018 - 03:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IHSG Melemah Dipicu Sentimen Negatif Perang Dagang

Mediaemiten.com, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (6/12/2018) dibuka melemah dipicu sentimen negatif eksternal mengenai perang dagang.

IHSG BEI dibuka melemah 38,11 poin atau 0,62 persen menjadi 6.095,01. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 9,51 poin atau 0,97 persen menjadi 969,94.

Kepala Riset Valbury Sekuritas, Alfiansyah di Jakarta, Kamis mengatakan bahwa sentimen dari eksternal berupa ketidakpastian pasar atas perang dagang yang kembali mencuat setelah peringatan presiden AS Donald Trump terhadap China mengenai tarif.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kendati AS dan China melakukan gencatan tarif selama 90 hari, namun Trump kembali memperingatkan akan mengenakan tarif pada mayoritas barang China,” katanya.

Sikap Trump tersebut, lanjut dia, membuat pelaku pasar kembali berpikir ulang terhadap Amerika Serikat-China apakah benar-benar dapat mencapai kesepakatan dagang.

“Sentimen eksternal itu menjadi hambatan bagi laju pergerakan indeks bursa global, termasuk IHSG,” katanya.

Sementara sentimen dari dalam negeri, menurut dia, terbilang terbatas sehingga menyulitkan bagi IHSG untuk bisa kembali bergerak ke area positif.

Bursa regional, di antaranya indeks Nikkei melemah 300,04 poin (1,37 persen) ke 21.619,28, indeks Hang Seng melemah 568,68 poin (2,12 persen) ke 26.250,99, dan indeks Strait Times melemah 38,11 poin (1,22 persen) ke posisi 3.117,35. (zub)

Berita Terkait

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terbaru

Flexsys Mengumumkan Kenaikan Harga Global untuk Sulfur Tak Larut

Pers Rilis

Flexsys Mengumumkan Kenaikan Harga Global untuk Sulfur Tak Larut

Jumat, 11 Sep 2026 - 00:05 WIB