IHSG Ditutup Menguat Seiring Mulai Meredanya Kepanikan Pasar

- Pewarta

Jumat, 15 Februari 2019 - 01:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IHSG Ditutup Menguat Seiring Mulai Meredanya Kepanikan Pasar

Mediaemiten.com, Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore (14/2/2019) ditutup menguat seiring mulai meredanya kepanikan pasar akibat penurunan (downgrade) rekomendasi terhadap pasar saham Indonesia oleh perusahaan sekuritas global Credit Suisse (CS).

IHSG ditutup menguat sebesar 0,9 poin atau 0,01 persen menjadi 6.420,02. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 3,4 poin atau 0,34 persen menjadi 1.000,77.

BACA JUGA : IHSG Kamis Menguat Seiring Kemajuan Negosiasi AS-China

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Analis Panin Sekuritas William Hartanto di Jakarta, Kamis, mengatakan, selama tiga hari terakhir IHSG berhasil bertahan di atas 6.390 yang merupakan batas toleransi terakhir dari ‘support’ psikologis atas efek “downgrade” dari Credit Suisse tersebut.

“Kelihatannya dari perilaku pasar, mereka mulai mengabaikan “downgrade” dari CS itu, apalagi setelah mulai ada bantahan dari broker asing lainnya kalau Indonesia masih layak investasi,” ujar William.

Berbeda dengan Credit Suisse, JP Morgan menilai pasar saham Indonesia akan menjadi salah satu negara di “emerging market” dengan pertumbuhan dua digit pada tahun ini setelah tahun lalu melewati masa yang menantang.

William menuturkan, penurunan rekomendasi dari Credit Suisse pada Selasa (12/2) lalu, memang sempat membuat bursa saham domestik kacau. Semula secara teknikal, hampir semua saham yang memberikan sinyal naik, berubah jadi turun di hari itu juga dan efeknya masih terasa sampai hari ini

Menurutnya, efek dari “downgrade” tersebut diperkirakan masih akan terasa hingga Jumat (15/2) besok.
“Ini memang bukan urusan kecil karena Credit Suisse termasuk salah satu broker asing terbesar di Indonesia dan mereka tiba-tiba bilang “downgrade” yang beserta porsi investasi di Indonesia disarankan untuk dikurangi. Tentu ini akan membawa kepanikan terutama terhadap investor domestik,” ujar William.

Dibuka menguat, IHSG kemudian kembali melemah sekitar pukul 10.30 WIB. IHSG terus berada di zona merah hingga sore hari. Namun, jelang penutupan bursa saham, IHSG justru kembali menguat.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham investor asing yang ditunjukkan dengan aksi jual bersih atau “net foreign sell” sebesar Rp963,2 miliar.

Frekuensi perdagangan saham pada Kamis tercatat sebanyak 453.154 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 15,5 miliar lembar saham senilai Rp9,73 triliun. Sebanyak 159 saham naik, 251 saham menurun, dan 125 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa regional di antaranya, indeks Nikkei melemah 4,77 poin (0,02 persen) ke 21.139,71, indeks Hang Seng melemah 65,54 poin (0,23 persen) ke 28.432,05, dan Straits Times menguat 8,39 poin (0,26 persen) ke posisi 3.253,16. (cit)

Berita Terkait

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terbaru