Mediaemiten.com, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (25/10/2018), ditutup menguat ditopang kinerja positif emiten.
IHSG BEI ditutup menguat sebesar 45,54 poin atau 0,80 persen menjadi 5.754,96. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 10,92 poin atau 1,23 persen menjadi 902,06.
BACA JUGA : IHSG Dibuka Melemah 79,46 Poin
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Analis Trimegah Sekuritas Rovandi di Jakarta, Kamis mengatakan bahwa laporan keuangan emiten yang mengalami pertumbuhan positif menjadi faktor yang menopang IHSG bergerak di area positif.
“Bursa saham eksternal mengalami tekanan, sementara IHSG menguat, menandakan sentimen domestik terutama laporan keuangan yang bagus,” ujarnya.
Ia menambahkan fluktuasi rupiah yang stabil dengan kecenderungan menguat terhadap dolar AS menambah faktor positif bagi pasar saham.
“Diharapkan rupiah bergerak stabil sehingga turut menjaga IHSg ke depannya,” katanya.
Baca Juga:
HunterLab luncurkan Vista® L2 dengan rentang pengukuran yang diperluas menjadi 710 nm
FLIN Rilis Layanan Mediasi Utang, Jadi Platform Credit Wellness Pertama di Indonesia
Sementara itu, Vice President Research Department Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan kinerja emiten yang positif menunjukan kuatnya fundamental perekonomian nasional.
“Data kuartal ketiga dari emiten terdapat banyak peningkatan, IHSG diproyeksikan melanjutkan penguatan pada perdagangan akhir pekan,” katanya.
Sementara itu tercatat, frekuensi perdagangan saham pada hari ini (25/10) sebanyak 369.845 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 8,88 miliar lembar saham senilai Rp7,44 triliun.
Sebanyak 167 saham naik, 211 saham menurun, dan 131 saham tidak bergerak nilainya.
Baca Juga:
DJI Matrice 4E dan DJI Terra Petakan Lereng Es Khumbu di Gunung Everest Selama Musim Pendakian 2026
TMGM Perkuat Kemitraan dengan Chelsea FC Lewat Tur Pramusim 2026 di Asia-Pasifik
Ruang Pamer Produk Pelapis Terbesar di Dunia — 3TREES Catat Guinness World Record
Bursa regional di antaranya indeks Nikkei melemah 822,44 poin (3,72 persen) ke 21.268,73, indeks Hang Seng melemah 255,31 poin (1,01 persen) ke 24.994,46, dan indeks Strait Times melemah 24,46 poin (0,81 persen) ke posisi 3.007,62. (zub)








