IHSG Ditutup Melemah karena Faktor Internal

- Pewarta

Rabu, 28 November 2018 - 01:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IHSG Ditutup Melemah karena Faktor Internal

Mediaemiten.com, Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (27/11/2018) ditutup melemah tipis 9,18 poin karena faktor teknikal.

IHSG BEI ditutup melemah sebesar 9,18 poin atau 0,15 persen menjadi 6.013,58. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 2,25 poin atau 0,23 persen menjadi 960,69.

BACA JUGA : IHSG Selasa Pagi Melemah 20,38 Poin

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Faktor teknikal menahan laju IHSG. Sejumlah saham di dalam negeri mulai masuk dalam area jenuh beli (overbought),” kata Binaartha Sekuritas, M Nafan Aji Gusta Utama di Jakarta, Selasa.

Ia menambahkan, pergerakan bursa saham eksternal yang cenderung negatif turut mempengaruhi psikologis investor di pasar saham domestik.
Kendati demikian, menurut dia, peluang bagi IHSG kembali bergerak menguat masih cukup terbuka menuju level 6.034-6.054 poin di tengah fundamental ekonomi domestik yang masih kondusif.

Research Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya mengatakan aliran dana asing yang masih masuk ke pasar saham menahan tekanan IHSG lebih dalam.

“Capital inflow di pasar saham yang masih berlangsung menandakan stabilnya perekonmian nasional, sehingga terbuka peluang bagi IHSG kembali menguat pada perdagangan selanjutnya,” katanya.

Sementara itu tercatat, frekuensi perdagangan saham pada hari ini (27/11) sebanyak 446.890 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 10,85 miliar lembar saham senilai Rp9,29 triliun. Sebanyak 165 saham naik, 220 saham menurun, dan 122 saham tidak bergerak nilainya.

Bursa regional, di antaranya indeks Nikkei menguat 140,40 poin (0,64 persen) ke 21.952,40, indeks Hang Seng melemah 44,21 poin (0,17 persen) ke 26.331,96, dan indeks Strait Times melemah 2,98 poin (0,10 persen) ke posisi 3.090,40. (zub)

Berita Terkait

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terbaru