Harga Emas Turun Tipis, di Atas 1.310 Dolar

- Pewarta

Jumat, 15 Februari 2019 - 03:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Chicago – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange sedikit lebih rendah pada akhir perdagangan Jumat pagi (15/2/2019), tetapi kemudian bergerak naik karena data penjualan ritel yang tidak memuaskan selama perdagangan elektronik.

Laporan Xinhua menyebutkan kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April berakhir sedikit lebih rendah, turun 1,2 dolar AS atau 0,09 persen, menjadi menetap di 1.313,90 dolar AS per ounce.

Optimisme atas pembicaraan perdagangan Amerika Serikat (AS) dan China yang sedang berlangsung, dan kemajuan terbaru di Washington yang diharapkan dapat menghindari penghentian pemerintah federal lagi, telah menahan permintaan safe haven untuk emas, kata para analis.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, harga emas bergerak naik ke wilayah positif lagi dalam perdagangan elektronik berikutnya (pasca perdagangan reguler), karena penurunan tak terduga dalam penjualan ritel AS.

Penjualan ritel pada Desember 2018 turun 1,2 persen dari bulan sebelumnya, penurunan terburuk dalam sembilan tahun terakhir, Departemen Perdagangan melaporkan pada Kamis (14/2).

Momentum ekonomi yang lebih lemah mendukung ekspektasi bahwa Federal Reserve AS akan menghentikan kenaikan suku bunga lebih lanjut, yang menekan dolar AS dan mendukung emas.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret turun 12,4 sen AS atau 0,79 persen, menjadi ditutup pada 15,528 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April turun 2,60 dolar AS atau 0,33 persen, menjadi menetap pada 789,20 dolar AS per ounce. (pep)

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru

Pers Rilis

High Tea bertema Winnie the Pooh Disney di SKAI

Jumat, 24 Jul 2026 - 03:47 WIB