Harga Emas Naik Tipis Setelah Hasil Pemilu AS Sesuai Prediksi

- Pewarta

Kamis, 8 November 2018 - 03:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Chicago – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange lebih tinggi pada akhir perdagangan Kamis pagi (8/11/2018) karena dolar AS sedikit melemah setelah pemilihan paruh waktu AS.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember, naik 2,40 dolar AS atau 0,2 persen, menjadi ditutup pada 1.228,70 dolar AS per ounce.

Pemilu paruh waktu pada Selasa (6/11/2018) ternyata sesuai dengan yang diharapkan, setidaknya di tingkat nasional, dan indeks dolar AS lebih lemah atas pandangan bahwa kebijakan fiskal baru yang diusulkan oleh pemerintahan Trump akan menghadapi Kongres yang terpecah.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Indeks dolar AS turun 0,23 persen menjadi 96,05 pada pukul 18.11 GMT, membuat emas yang diukur dalam dolar AS lebih menarik bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Sekarang para pengamat pasar mengalihkan perhatian mereka kepada pembuat kebijakan Federal Reserve, yang menggelar pertemuan pada Rabu (7/11) dan Kamis (8/11).

Meskipun sebagian besar investor tidak memperkirakan kenaikan suku bunga pada akhir pertemuan ini, mereka dapat mengukur kebijakan moneter untuk bulan-bulan mendatang berdasarkan pernyataan The Fed.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik 6,9 sen AS atau 0,48 persen, menjadi ditutup pada 14,569 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari 2019 naik 7,3 dolar AS atau 0,84 persen, menjadi menetap di 878,80 dolar AS per ounce. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua. (pep)

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru