Harga Emas Naik Didorong Pelemahan Dolar AS

- Pewarta

Kamis, 6 September 2018 - 03:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Chicago – Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berada di atas 1.200 dolar AS per ounce pada akhir perdagangan Rabu (Kamis 6/9/2018 pagi WIB), karena kekhawatiran tentang negosiasi perdagangan dan pelemahan dalam dolar AS membantu meningkatkan daya tarik investasi logam mulia sebagai aset safe-haven.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember, naik 2,2 dolar AS atau 0,18 persen, menjadi ditutup pada 1.201,3 dolar AS per ounce.

Para investor khawatir tentang sengketa tarif yang belum diselesaikan, terutama antara Amerika Serikat dan tetangganya Kanada. Prospek ekonomi negara-negara berkembang juga telah mendorong serentetan kecemasan baru-baru ini di Wall Street.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Indeks dolar AS, yang mengukur mata uang greenbac terhadap enam mata uang utama saingannya, turun 0,25 persen menjadi 95,17 pada pukul 19.22 GMT.

Harga emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dolar AS, yang berarti jika dolar AS melemah maka emas berjangka akan naik, karena emas yang dihargakan dalam dolar AS menjadi lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik tipis 4,0 sen AS atau 0,28 persen, menjadi menetap di 14,22 dolar AS per ounce. Platinum untuk penyerahan Oktober naik 6,1 dolar AS, atau 0,78 persen, menjadi ditutup pada 784,3 dolar AS per ounce, sebut Xinhua. (pep)

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru

Pers Rilis

Elong Hotel Technology Perkuat Strategi “Eco-Going Global”

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:24 WIB