Harga Emas Lanjutkan Kenaikan Signifikan

- Pewarta

Jumat, 1 Februari 2019 - 01:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga Emas Lanjutkan Kenaikan Signifikan

Mediaemiten.com, Chicago – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange melanjutkan kenaikan pada akhir perdagangan Jumat pagi (1/2/2019), tampaknya didorong oleh sikap dovish bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (Fed) atas kebijakan moneternya.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April, naik 9,7 dolar AS atau 0,74 persen, menjadi menetap pada 1.325,20 dolar AS per ounce.

Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) bank sentral AS pada Rabu (30/1) mengumumkan bahwa mereka memutuskan mempertahankan suku bunga acuan tidak berubah dan berjanji untuk “bersabar” tentang pergerakan suku bunga berikutnya, sehingga memicu reli di pasar saham dan menekan nilai dolar AS.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berbeda dengan kata-kata “beberapa kenaikan bertahap lebih lanjut” dalam suku bunga dalam pernyataan sebelumnya pada Desember 2018, bank sentral AS kali ini menunjukkan “pendekatan tunggu dan lihat”.

“Mengingat perkembangan ekonomi dan keuangan global dan tekanan inflasi yang diredam, komite akan bersabar ketika menentukan penyesuaian di waktu mendatang untuk kisaran target suku bunga federal fund yang mungkin sesuai untuk mendukung hasil ini,” katanya.

Sikap dovish pada kebijakan moneter adalah perkembangan bullish untuk harga emas, kata para analis. Beberapa menafsirkan kata-kata Fed sebagai kemungkinan akhir dari siklus kenaikan suku bunganya, yang akan melemahkan dolar AS dan mendorong harga emas.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret naik 14,5 sen AS atau 0,91 persen, menjadi ditutup pada 16,072 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April naik 8,5 dolar AS atau 1,04 persen, menjadi 824,70 dolar AS per ounce. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua. (pep)

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru