Harga Emas Jatuh Hingga 14,1 Dolar, Tertekan Kenaikan Ekuitas AS

- Pewarta

Rabu, 16 Oktober 2019 - 06:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga Emas Jatuh Hingga 14,1 Dolar, Tertekan Kenaikan Ekuitas AS

Mediaemiten.com, Chicago – Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange lebih rendah pada akhir perdagangan Rabu pagi (16/10/2019), karena logam mulia tertekan oleh meningkatnya pasar ekuitas Amerika Serikat setelah sehari sebelumnya menguat.

Kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman Desember jatuh 14,1 dolar AS atau 0,94 persen, menjadi ditutup pada 1.483,5 dolar AS per ounce.

Pada pukul 17.30 GMT, Indeks Dow Jones Industrial Average menambahkan 273,67 poin atau 1,02 persen. Indeks S&P 500 naik 34,05 poin atau 1,15 persen, dan Indeks Komposit Nasdaq naik 104,62 poin, atau 1,3 persen.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Harga emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan ekuitas Amerika Serikat. Ketika pasar saham sedang naik para investor mungkin berhenti membeli aset-aset safe-haven karena mengalihkan investasi mereka ke aset-aset berisiko seperti saham.

Namun penurunan harga emas lebih lanjut tertahan oleh pelemahan dolar AS, dengan indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,16 persen menjadi 98,2867 pada akhir perdagangan.

Dolar AS tertekan setelah pada Selasa (15/10/2019) diberitakan bahwa negosiator Inggris dan Uni Eropa (UE) mendekati kesepakatan rancangan Brexit. Para pejabat Uni Eropa seperti dikutip oleh Bloomberg mengatakan bahwa mungkin ada terobosan sebelum Selasa sore.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun 32,6 sen atau 1,84 persen menjadi ditutup pada 17,384 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari turun 10,2 dolar AS atau 1,13 persen, menjadi 889,2 dolar AS per ounce. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua. (pep)

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru