Harga Emas Berakhir di Bawah 1.500 Dolar Tertekan Reli Ekuitas AS

- Pewarta

Selasa, 29 Oktober 2019 - 04:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga Emas Berakhir di Bawah 1.500 Dolar Tertekan Reli Ekuitas AS

Mediaemiten.com, Chicago – Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange lebih rendah pada akhir perdagangan Senin (28/10/2019), karena penguatan di pasar saham Amerika Serikat mendorong penyelesaian logam mulia di bawah level psikologis penting 1.500 dolar AS per ounce.

Para pedagang juga menunggu pertemuan kebijakan Federal Reserve minggu ini, yang dapat menentukan perdagangan sejumlah aset, termasuk emas.

Dilansir Xinhua, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember turun 9,5 dolar AS atau 0,63 persen, menjadi ditutup pada 1.495,8 dolar AS per ounce.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada pukul 17.30 GMT, indeks Dow Jones Industrial Average menambahkan 144,02 poin atau 0,53 persen. Indeks S&P 500 naik 19,6 poin atau 0,65 persen, dan Indeks Komposit Nasdaq naik 90,2 poin atau 1,09 persen.

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan ekuitas AS. Ketika pasar saham sedang naik para investor mungkin berhenti membeli aset safe-haven, karena mereka lebih memilih ekuitas untuk memarkir dana-dananya.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun 0,5 persen atau 0,28 persen, menjadi ditutup pada 17,876 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari turun 14,3 dolar AS atau 1,53 persen, menjadi menetap pada 919 dolar AS per ounce.

Pada akhir pekan lalu, emas berjangka sedikit lebih tinggi pada akhir perdagangan Jumat (25/10/2019), karena logam mulia didorong oleh data ekonomi Amerika Serikat yang suram. Emas naik 0,6 dolar AS atau 0,04 persen menjadi ditutup pada 1.505,3 dolar AS per ounce. (pep)

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru