Emas Turun Tertekan Penguatan Dolar AS Akibat Ketidakpastian Brexit

- Pewarta

Selasa, 11 Desember 2018 - 03:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Emas Turun Tertekan Penguatan Dolar AS Akibat Ketidakpastian Brexit

Mediaemiten.com, Chicago – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange sedikit lebih rendah pada penutupan perdagangan Selasa pagi (11/12/2018), karena dolar AS naik terhadap sekeranjang mata uang lainnya, terutama pound Inggris, di tengah ketidakpastian Brexit.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari 2019 turun 3,20 dolar AS atau 0,26 persen, menjadi menetap di 1.249,40 dolar AS per ounce.

Dolar AS naik setelah Perdana Menteri Inggris Theresa May mengumumkan rencana untuk menunda pemungutan suara parlemen yang dijadwalkan pada Selasa terkait Brexit dengan Uni Eropa, yang menyebabkan penurunan tajam mata uang pound Inggris.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pound telah kehilangan lebih dari satu persen pada Senin (10/12) terhadap dolar AS setelah pengumuman May, yang ditujukan pada kesepakatan yang lebih baik dengan Brussels tentang masalah perbatasan Irlandia.

Indeks dolar AS, ukuran greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, termasuk pound, melonjak jauh di atas 97,00 karena pound turun ke level terendah 20-bulan.

Dolar AS dan emas biasanya bergerak berlawanan arah. Ketika dolar AS naik maka emas berjangka akan jatuh, karena emas yang dihargakan dalam dolar AS menjadi mahal bagi investor yang memegang mata uang lainnya.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret 2019 turun 9,1 sen AS atau 0,62 persen, menjadi ditutup pada 14,605 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari 2019 turun 8,3 dolar AS atau 1,05 persen, menjadi menetap di 782,10 dolar AS per ounce. (pep)

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru