Emas Naik Setelah Pasar Saham AS Melemah

- Pewarta

Kamis, 13 Juni 2019 - 03:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Chicago – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange menetap lebih tinggi untuk hari kedua berturut-turut pada akhir perdagangan Kamis pagi (13/6/2019), karena pasar ekuitas Amerika Serikat melemah tertekan saham sektor teknologi dan perbankan.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus naik 5,60 dolar AS atau 0,42 persen, menjadi ditutup pada 1.336,80 dolar AS per ounce.

Indeks acuan di bursa saham Wall Street terus melemah, meskipun sedikit, pada perdagangan Rabu (12/6/2019). Ketika saham-saham diperdagangkan dengan catatan suram, emas berjangka biasanya naik karena investor cenderung mencari ase-aset safe haven untuk memarkir dananya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perselisihan perdagangan yang berkepanjangan antara Amerika Serikat dan China serta meningkatnya kekhawatiran atas perlambatan ekonomi global semakin meningkatkan daya tarik untuk emas, kata para analis.

Namun penguatan dolar AS telah membatasi kenaikan emas lebih lanjuti. Indeks dolar AS, ukuran greenback terhadap sejumlah mata uang utama lainnya, naik 0,24 persen menjadi 96,92 tak lama sebelum penyelesaian perdagangan emas.

Ketika dolar AS menguat maka emas yang dihargai dalam dolar AS akan menjadi lebih mahal bagi investor yang memegang mata uang lainnya.

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli naik 1,3 sen AS atau 0,09 persen menjadi ditutup pada 14,753 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun 3,80 dolar AS atau 0,47 persen, menjadi 810,50 dolar AS per ounce. (pep)

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru