Emas Berjangka Turun Tertekan Penguatan Dolar AS

- Pewarta

Jumat, 14 Desember 2018 - 07:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Emas Berjangka Turun Tertekan Penguatan Dolar AS

Mediaemiten.com, Chicago – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange lebih rendah pada akhir perdagangan Kamis (13/12/2018) (Jumat pagi WIB), karena dolar AS menguat terhadap euro dan sekeranjang mata uang utama lainnya.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari 2019, turun 2,60 dolar AS atau 0,21 persen, menjadi menetap di 1.247,40 dolar AS per ounce.

Indeks dolar AS, ukuran greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, naik 0,05 persen menjadi 97,04 pada pukul 18.23 GMT.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bank Sentral Eropa (ECB) mengumumkan pada Kamis (13/12/2018) pagi bahwa pihaknya akan mengakhiri program pembelian aset besar-besaran selama empat tahun, sementara mempertahankan suku bunga utama untuk kawasan euro tidak berubah, seperti yang diperkirakan sebagian besar analis.

Presiden ECB Mario Draghi mengakui risiko penurunan ekonomi zona euro, yang menyebabkan merosotnya euro terhadap dolar AS.

Ketika dolar AS menguat maka emas berjangka biasanya akan jatuh, karena emas yang dihargakan dalam dolar AS menjadi mahal bagi investor yang memegang mata uang lainnya.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret 2019 naik 0,4 persen atau 0,03 persen, menjadi ditutup pada 14,855 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari 2019 turun 9,6 dolar AS atau 1,19 persen, menjadi menetap di 797,50 dolar AS per ounce. (ape)

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru