Emas Berjangka Menguat Setelah Ekuitas dan Dolar AS Turun

- Pewarta

Jumat, 10 Mei 2019 - 01:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Chicago – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange menguat kembali pada akhir perdagangar Jumat pagi (10/5/2019) setelah sehari sebelumnya jatuh, ditopang oleh penurunan di pasar ekuitas AS dan pelemahan dolar AS.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni naik 3,8 dolar AS atau 0,3 persen, menjadi ditutup pada 1.285,20 dolar AS per ounce.

Indeks Dow Jones Industrial Average kehilangan lebih dari 100 poin pada perdagangan Kamis (9/5/2019). Dua indikator utama saham Wall Street lainnya, S&P 500 dan Nasdaq, mengikuti kejatuhan Dow karena kekhawatiran atas gesekan perdagangan global.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketika pasar ekuitas membukukan kerugian tajam, logam mulia biasanya akan naik, karena investor mencari aset-aset safe haven seperti emas untuk memarkir investasi.

Sementara itu, indeks dolar AS, ukuran greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, turun 0,21 persen menjadi 97,39 tidak lama sebelum penyelesaian perdagangan emas, memberikan dukungan tambahan bagi logam mulia.

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dolar AS, yang berarti jika dolar AS melemah maka emas berjangka akan naik, karena emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli turun 8,9 sen AS atau 0,6 persen menjadi 14,773 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun 13 dolar AS atau 1,5 persen, menjadi ditutup pada 851,40 dolar AS per ounce. (pep)

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru

Pers Rilis

Qualcomm dan Samsung Perluas Kolaborasi Snapdragon

Kamis, 23 Jul 2026 - 09:07 WIB

Pers Rilis

“NI NO KUNI: CROSS WORLDS” HADIRKAN LAYANAN GLOBAL TERPADU

Kamis, 23 Jul 2026 - 09:00 WIB