Emas Berakhir Hampir Tidak Berubah

- Pewarta

Kamis, 21 November 2019 - 03:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Emas Berakhir Hampir Tidak Berubah

Mediaemiten.com, Chicago – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange hampir tidak berubah pada akhir perdagangan Kamis pagi (21/11/2019), menetap hanya satu sen lebih rendah tetapi jatuh lebih jauh, setelah rilis risalah dari pertemuan Oktober Federal Reserve AS.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember turun 0,10 dolar AS atau hanya 0,007 persen, menjadi ditutup pada 1.474,20 dolar AS per ounce.

Semua indeks acuan utama saham Amerika Serikat tergelincir ke wilayah negatif pada Rabu (20/11/2019), dengan indeks Dow Jones Industrial Average kehilangan lebih dari 200 poin tak lama sebelum penyelesaian emas.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, penurunan ekuitas gagal untuk mendukung emas, karena investor menunggu risalah dari pertemuan kebijakan Oktober Federal Reserve dan dolar AS tetap kuat.

Indeks dolar AS, ukuran greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, naik 0,06 persen menjadi 97,91. Ketika dolar AS tetap kokoh, emas yang dihargai dalam dolar sulit memikat investor yang memegang mata uang lainnya.

Harga emas berubah lebih rendah setelah penyelesaian perdagangan reguler, karena risalah pertemuan Fed terbaru menunjukkan bahwa pejabat Fed lebih optimis tentang prospek ekonomi AS daripada sebelumnya dan tampaknya mengesampingkan pemotongan suku bunga yang lebih tajam.

“Semua peserta menilai bahwa suku bunga negatif saat ini tampaknya tidak menjadi alat kebijakan moneter yang menarik di Amerika Serikat,” kata risalah tersebut.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun 0,3 persen atau 0,02 persen, menjadi ditutup pada 17,115 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari naik 7,70 dolar AS atau 0,84 persen, menjadi menetap pada 920,00 dolar AS per ounce. (pep)

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru