Dapat Pinjaman dari Bank Sentral Swiss, Saham Credit Suisse Melonjak 30%

- Pewarta

Kamis, 16 Maret 2023 - 16:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Kantor Credit Suisse Bank/IST.

Foto ilustrasi: Kantor Credit Suisse Bank/IST.

MEDIA EMITEN – Saham Credit Suisse melonjak lebih dari 30% pada Kamis 16 Maret 2023, setelah bank mengumumkan akan meminjam hingga 50 miliar franc Swiss ($ 54 miliar) dari Bank Nasional Swiss (SNB).

Dalam pernyataannya Kamis pagi, 16 Maret 2023, Credit Suisse mengatakan akan menempuh opsi meminjam uang dari bank sentral Swiss hingga 50 miliar franc Swiss ($54 miliar). Itu mengikuti jaminan dari otoritas Swiss pada Rabu, 15 Maret 2022.

SNB dan Otoritas Pengawas Pasar Keuangan Swiss mengatakan dalam sebuah pernyataan Rabu bahwa Credit Suisse “memenuhi persyaratan modal dan likuiditas yang dikenakan pada bank-bank yang penting secara sistemik.

Pengumuman bank sentral Swiss itu untuk membantu membendung aksi jual besar-besaran di pasar keuangan pada perdagangan pagi Asia Kamis, menyusul sesi panas di Eropa dan Amerika Serikat semalam karena investor khawatir pada potensi penurunan deposito bank global.

Saham Credit Suisse kehilangan lebih dari seperempat nilai sahamnya pada Rabu 15 Maret 2023. Ini terjadi setelah munculnya kekhawatiran investor tentang kegagalan industri perbankan pascakejatuhan tiga bank di Amerika Serikat (AS), salah satunya adalah Silicon Valley Bank (SVB) yang fenomenal.

Credit Suisse adalah bank global besar pertama yang diberi bantuan darurat sejak krisis keuangan 2008. Serangkaian masalah telah menimbulkan keraguan serius mengenai apakah bank sentral bisa mempertahankan perjuangan mereka melawan inflasi dengan kenaikan suku bunga yang agresif.

Saham Asia mengikuti kejatuhan Wall Street pada Kamis, 16 Maret 2022. Investor membeli emas, obligasi, dan mata uang dolar. Pengumuman dari bank sentral Swiss membantu memangkas sebagian dari kerugian tersebut, perdagangan bergejolak dan sentimen yang rapuh.

Pinjaman Credit Suisse akan dilakukan di bawah fasilitas tertutup dan fasilitas likuiditas jangka pendek, yang sepenuhnya dijamin dengan aset berkualitas tinggi. Itu juga mengumumkan penawaran untuk sekuritas utang senior untuk uang tunai hingga 3 miliar franc.

“Likuiditas tambahan ini akan mendukung bisnis inti dan klien Credit Suisse karena Credit Suisse mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menciptakan bank yang lebih sederhana dan fokus yang dibangun berdasarkan kebutuhan klien,” kata bank tersebut.

CEO Credit Suisse Ulrich Koerner sebelumnya pada Rabu berusaha meyakinkan investor tentang likuiditas yang kuat dari pemberi pinjaman.

“Modal kami, basis likuiditas kami sangat, sangat kuat,” kata Koerner kepada media. “Pada dasarnya kami memenuhi dan melampaui semua persyaratan peraturan.”


Berita Terkait

Bertutur Kolaborasi: BNSP dan KJRI Hongkong Bahas Peningkatan Kompetensi Pekerja Migran
Wall Street Rebound, Invesor Cermati Imbal Hasil Obligasi
Wall Street Bervariasi, Dow Turun 0,2%
Wall Street Ambles Lebih dari 1%
Wall Street Rebound
Senin Pagi, Saham Asia Dibuka Bervariasi
Wall Street Turun Empat Hari Beruntun
Wall Street Anjlok, Indeks Kecemasan Meningkat
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 21 Desember 2023 - 21:58 WIB

Bertutur Kolaborasi: BNSP dan KJRI Hongkong Bahas Peningkatan Kompetensi Pekerja Migran

Jumat, 29 September 2023 - 08:01 WIB

Wall Street Rebound, Invesor Cermati Imbal Hasil Obligasi

Kamis, 28 September 2023 - 11:21 WIB

Wall Street Bervariasi, Dow Turun 0,2%

Rabu, 27 September 2023 - 08:01 WIB

Wall Street Ambles Lebih dari 1%

Selasa, 26 September 2023 - 08:06 WIB

Wall Street Rebound

Senin, 25 September 2023 - 08:37 WIB

Senin Pagi, Saham Asia Dibuka Bervariasi

Sabtu, 23 September 2023 - 09:21 WIB

Wall Street Turun Empat Hari Beruntun

Jumat, 22 September 2023 - 08:00 WIB

Wall Street Anjlok, Indeks Kecemasan Meningkat

Berita Terbaru