BoE Naikkan Bunga Acuan 0,5%, Tertinggi dalam 27 Tahun

- Pewarta

Kamis, 4 Agustus 2022 - 20:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BoE Naikkan Bunga Acuan 0,5%, Tertinggi dalam 27 Tahun

Foto ilustrasi: Kantor Bank of England (BoE)/IST.

MEDIA EMITEN – Bank sentral Inggris (BoE) menaikkan bunga acuan sebesar 0,5% menjadi 1,75%, suku bunga tertinggi dalam 27 tahun sejak 1995.

Komite Kebijakan Moneter (MPC) mengambil langkah ini karena memperkirakan inflasi di Inggris mencapai 13% tahun ini. Pihaknya juga memperingatkan resesi yang menjulang selama setahun.

Peningkatan tersebut sesuai dengan ekspektasi dan membawa biaya pinjaman Inggris ke level tertinggi sejak Desember 2008.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah ini juga mencerminkan kebijakan moneter agresif dari Federal Reserve/ Fed Amerika Serikat (AS) dan Bank Sentral Eropa (ECB) bulan lalu. Saat ini, dunia berlomba untuk mendinginkan inflasi panas yang dipicu oleh serangan Rusia ke Ukraina.

BoE juga meningkatkan pembayaran pinjaman untuk konsumen dan bisnis Inggris, yang sudah menghadapi tekanan dari krisis biaya hidup yang memburuk.

Inflasi Meningkat

Inflasi Inggris akan mencapai puncaknya pada 13% atau level tertinggi dalam lebih dari 42 tahun, menurut BoE.

“Tekanan inflasi di Inggris dan seluruh Eropa telah meningkat secara signifikan (sejak Mei). Itu sebagian besar mencerminkan hampir dua kali lipat harga gas grosir sejak Mei, karena pembatasan pasokan gas Rusia ke Eropa dan risiko pembatasan lebih lanjut,” demikian pernyataan resmi BoE setelah keputusan tersebut.

Faktor ini mempengaruhi harga energi ritel, itu akan memperburuk penurunan pendapatan riil untuk rumah tangga Inggris dan selanjutnya meningkatkan inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) Inggris dalam waktu dekat.

Dalam berita yang lebih suram, BoE memperkirakan ekonomi Inggris akan memasuki resesi menyakitkan yang akan berlangsung hingga akhir 2023. “Pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) di Inggris melambat,” kata BoE.

Kenaikan harga gas terbaru, katanya, telah menyebabkan penurunan signifikan lainnya dalam prospek aktivitas di Inggris dan seluruh Eropa. “Inggris sekarang diperkirakan memasuki resesi mulai kuartal keempat tahun ini,” tegasnya.

Namun, resesi akan lebih dangkal daripada kehancuran pada 2008 yang dipicu oleh krisis keuangan global. Ekonomi Inggris diperkirakan menyusut hingga 2,1% dari titik tertingginya, menurut perkiraan bank sentral.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru