MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Senin 18 April 2022 menguat 0,55% ke level 7.275,289, rekor tertinggi baru. Asing masih gemar berbelanja di pasar saham Indonesia dan mencatatkan beli bersih (net foreign buy) sebesar Rp 694,15 miliar di semua pasar.
Penguatan indeks tersebut didukung kenaikan sebagian besar sektor saham, seperti saham sektor material dasar sekitar 2,62%, properti dan real estat 1,34%, kesehatan 1,23%, dan industri 1,01%. Sedangkan pelemahan melanda saham teknologi 1,48%, keuangan 0,10, dan consumer non cyclicals 0,19%.
Di sisi lain, mayoritas bursa saham Asia ditutup turun karena investor bereaksi atas rilis sejumlah data ekonomi Tiongkok, termasuk Produk Domestik Bruto (PDB) 1Q22. Ekonomi Tiongkok melambat di bulan Maret akibat tekanan pada konsumsi, pasar real estate dan ekspor sehingga menodai laju pertumbuhan ekonomi 1Q22 yang keluar lebih baik dari ekspektasi serta menawarkan prospek yang suram di tengah ledakan penularan virus COVID-19 dan perang di Ukraina.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sepanjang perdagangan Senin, IHSG bergerak dari batas bawah di level 7.243 hingga batas atas pada level 7.277 setelah dibuka pada level 7.245.Investor melakukan transaksi senilai Rp14,8 triliun.
Saham-saham yang tergolong top gainer antara lain; GPSO yang naik 35 point atau menguat 35,00% ke level 135. HOPE menguat 34,67% atau bertambah 43 point ke level 167. SULI menguat 28,00% atau naik 14 point ke level 64. ASLC menguat 25,00% atau naik 54 point ke level 270. UANG yang naik 145 point atau menguat 23,96% ke level 750.
Saham-saham yang tergolong top losser antara lain; JECC -355 point atau melemah -6,99% ke level 4.720. HITS melemah -6,98% atau koreksi -65 point ke level 865. LCKM terkoreksi -20 point atau melemah -6,94% ke level 268. SUPR turun -2.125 point atau melemah -6,93% ke level 28.525. UFOE melemah -90 point atau turun -6,89% ke level 1.215.







