Analis : Tren IHSG Menguat Seiring Ekspektasi Ditahannya Suku Bunga The Fed

- Pewarta

Rabu, 20 Maret 2019 - 07:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Analis : Tren IHSG Menguat Seiring Ekspektasi Ditahannya Suku Bunga The Fed

Mediaemiten.com, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada Rabu (20/3/2019) dibuka menguat seiring ekspektasi ditahannya suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (Fed).

IHSG dibuka menguat 6,61 poin atau 0,1 persen ke posisi 6.486,88. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak naik 1,6 poin atau 0,16 persen menjadi 1.020,94

“Ekspektasi pasar bahwa dalam rapat RDG BI dan juga rapat FOMC keduanya akan menahan suku bunga, ditambah sentimen dari Fitch Ratings yang menetapkan peringkat utang Indonesia berada di posisi BBB dengan outlook stable, dapat menjadi katalis positif bagi IHSG untuk dukungannya bergerak ke teritorial positif pada hari ini,” kata Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah di Jakarta, Rabu.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Katalis positif bagi pasar saham Indonesia menyusul Fitch Ratings yang mengumumkan peringkat utang Indonesia tetap berada di posisi BBB dengan outlook stable. Fitch menyatakan bahwa tingkat beban utang pemerintah yang rendah dan pertumbuhan ekonomi yang baik merupakan faktor pendorong tercapainya peringkat utang Indonesia tersebut.

“Beban utang Indonesia dibandingkan negara peers dinilai lebih aman dan sektor keuangan domestik berada dalam kondisi sehat,” ujar Alfiansyah.

Selain itu, perhatian pasar kini tertuju pada pertemuan The Fed yang dimulai pada Rabu dan Kamis pekan ini. Berdasarkan Fed Fund Futures per 18 Maret 2019, terdapat peluang sebesar 98,7 persen bahwa The Fed akan menahan tingkat suku bunga acuan pada pertemuan bulan ini.

Sementara per akhir tahun ini, terdapat peluang sebesar 24,3 persen bahwa The Fed akan memangkas tingkat suku bunga acuan, lebih tinggi dibandingkan posisi minggu lalu yang peluangnya sebesar 11,8 persen.

“Investor tengah bersiap menyambut pertemuan kebijakan The Fed dalam pekan ini,” katanya.

Bursa regional Asia antara lain Indeks Nikkei menguat 3,54 poin (0,02 persen) ke 21.570,39, Indeks Hang Seng melemah 136,32 poin (0,46 persen) ke 29.329,96, dan Straits Times melemah 20,54 poin (0,64 persen) ke posisi 3.200,38. (cit)

Berita Terkait

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terbaru