Harga Emas Tembus 1.300 Dolar AS, Tertinggi dalam 7 Bulan

- Pewarta

Selasa, 29 Januari 2019 - 02:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga Emas Tembus 1.300 Dolar AS, Tertinggi dalam 7 Bulan

Mediaemiten.com, Chicago – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berhasil menembus angka psikologis 1.300 dolar AS per ounce pada penutupan perdagangan Selasa pagi (29/1/2019), posisi tertinggi dalam tujuh bulan terakhir, karena pasar ekuitas AS turun tajam.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari, naik 5,00 dolar AS atau 0,39 persen, menjadi menetap di 1.303,10 dolar AS per ounce. Ini adalah pertama kalinya sejak 14 Juni 2018 emas ditutup di atas 1.300 dolar AS.

Pada perdagangan Senin (28/1), Indeks Dow Jones Industrial Average AS turun sekitar satu persen. Indeks S&P 500 dan Nasdaq juga merosot. Ketika ekuitas membukukan kerugian, logam mulia biasanya naik, karena para investor mencari aset-aset safe haven seperti emas.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, indeks dolar AS, ukuran greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, sedikit menurun, yang menambahkan dukungan terhadap emas.

Logam mulia juga mendapat dukungan tambahan dari ketidakpastian geopolitik, seperti masa depan Brexit, karena legislator Inggris akan memberikan suara pada rencana Brexit baru Perdana Menteri Theresa May pada Selasa waktu setempat.

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret naik 6,6 sen AS atau 0,42 persen, menjadi ditutup pada 15,765 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April turun 3,80 dolar AS atau 0,46 persen, menjadi 814,50 dolar AS per ounce. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua. (pep)

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru