Emas Berjangka Naik Tipis, Dolar AS Melemah

- Pewarta

Rabu, 23 Januari 2019 - 04:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Emas Berjangka Naik Tipis, Dolar AS Melemah

Mediaemiten,com, Chicago – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik tipis pada akhir perdagangan Rabu pagi (23/1/2019), karena logam mulia didukung oleh pelemahan dolar AS dan statusnya sebagai salah satu aset safe-haven.

Laporan Xinhua menyebutkan kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari, naik 0,80 dolar AS atau 0,06 persen, menjadi menetap di 1.283,40 dolar AS per ons.

Indeks dolar AS, yang mengukur dolar AS terhadap enam mata uang utama rivalnya, turun tipis 0,08 persen menjadi 96,24 pada pukul 18.30 GMT.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dolar AS, yang berarti jika dolar AS melemah maka emas berjangka akan naik, karena emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lain.

Indeks Dow Jones Industrial Average juga turun 397,63 poin atau 1,61 persen pada pukul 18.45 GMT. Indeks S&P 500 dan Nasdaq juga mengikuti penurunan Dow. Ketika ekuitas membukukan kerugian, para investor mungkin mulai beralih membeli aset-aset safe-haven, seperti emas.

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret turun 7,40 sen AS atau 0,48 persen, menjadi menetap di 15,325 dolar AS per ons. Platinum untuk pengiriman April turun 10,90 dolar AS atau 1,36 persen, menjadi ditutup pada 791,20 dolar AS per ons. (pep)

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru