MEDIA EMITEN – Tiga indeks utama saham di Wall Street ditutup melemah pada akhir pedagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). Investor khawatir terhadap ekonomi Amerika Serikat terkait sentimen sentimen gagal bayar utang AS.
Dow Jones Industrial Average turun 8,89 poin atau 0,03%, ditutup pada level 33.300,62. Indeks S&P 500 juga turun 0,16%, ditutup pada level 4.124,08. Sedangkan indeks Nasdaq Composite turun 0,35%, ditutup pada level 12.284,74.
Investor juga mengawasi perkembangan di Washington terkait negosiasi kenaikan batas utang. Presiden Joe Biden yang rencananya bertemu dengan pemimpin kongres pada hari Jumat ditunda hingga minggu depan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Indeks kepercayaan konsumen University of Michigan turun menjadi 57,7, level terendah dalam enam bulan terakhir. Ekonom yang disurvei oleh Dow Jones memperkirakan indeks kepercayaan konsumen bulan Mei akan mencapai 63,0. Survey juga menunjukkan bahwa prospek inflasi selama 5 tahun ke depan meningkat menjadi 3,2%, level tertinggi sejak Juni 2008.
Indeks S&P 500 dan Dow turun untuk minggu kedua berturut-turut, masing-masing turun 0,29% dan 1,11%. Sedangkan indeks Nasdaq naik sebesar 0,4%.
Di dunia perbankan regional, saham PacWest turun 2,9%. Saham PNC turun sekitar 1%, dan saham Zions Bancorporation ditutup 1,1% lebih rendah. Pada hari Kamis, saham perbankan regional turun setelah PacWest melaporkan penurunan deposito yang signifikan pekan lalu.
Sementara itu, data harga grosir yang lebih lemah dari yang diperkirakan pada hari Kamis, sebagai tanda inflasi yang melambat, tidak berhasil meredakan kekhawatiran akan penurunan.
Baca Juga:
Hikvision Hadirkan Guanlan Encoding, Teknologi AI yang Pangkas Biaya Penyimpanan Video hingga 50%
Bureau of Labor Statistics melaporkan bahwa harga impor naik 0,4% secara bulanan pada bulan April, menjadi kenaikan pertama di tahun 2023. Economist yang disurvei oleh Dow Jones memperkirakan kenaikan 0,3% pada bulan lalu, dibandingkan dengan penurunan 0,8% pada bulan sebelumnya.







