MEDIA EMITEN – Tiga indeks utama saham di Bursa Wall Street, AS, ditutup melemah tipis pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB). Investor menunggu keutusan dari pertemuan Federal Reserve (FOMC) yang dijadwalkan mulai Rabu ini.
Indeks S&P 500 hampir tidak berubah pada hari Senin di tengah krisis perbankan Amerika Serikat terbaru membuat pasar bergejolak. Regulator mengambil alih First Republic Bank dan menjual sebagian besar dari sahamnya kepada JPMorgan Chase dengan harapan mencegah kekacauan lebih lanjut dalam industri tersebut.
Indeks Dow Jones Industrial Aveage turun 4,46 poin atau ,1% menjadi 34.051,70, S&P 500 turun 1,61 poin atau nyaris flat menjadi 4.167,87, dan Nasdaq Composite melemah 13.99 oin atau 0,1% menjadi 12.212,60.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Imbal hasil obligasi naik di tengah ekspektasi yang semakin kuat bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga lagi pada akhir Pekan ini. Beberapa emiten berat, termasuk Apple, juga akan melaporkan kinerjanya.
Saham JP Morgan naik 2,1% menyusul akuisisi First Republic BAnk. Di sisi lain saham First Republic anjlok 34%.
Bank-bank regional menjadi salah satu pelaku terburuk pada hari itu. PNC Financial, yang telah membuka tawaran untuk First Republic pada akhir pekan, turun 6,3%. U.S. Bancorp turun 3,9%, dan KeyCorp turun 4,8%.
Kenaikan suku bunga 25 persentase poin siap untuk pertemuan Federal Reserve hari Rabu dan mengurangi kemungkinan penurunan suku bunga akhir tahun ini. Hasil pada catatan Treasury 10-tahun meningkat menjadi 3,573%, naik dari 3,451% pada hari Jumat. Harga obligasi turun ketika imbal hasil naik.
Baca Juga:
Hikvision Hadirkan Guanlan Encoding, Teknologi AI yang Pangkas Biaya Penyimpanan Video hingga 50%
Harga minyak melemah pada Senin. Minyak mentah berjangka AS turun $1,12, atau 1,5%, ditutup pada $75,66 per barel sementara minyak mentah Brent, patokan internasional, turun $1,02 per barel, atau 1,3%, berakhir pada $79,31.







