Indeks Saham Asia Pasifik Dibuka Bervariasi

- Pewarta

Jumat, 13 Januari 2023 - 08:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indeks Saham Asia Pasifik Dibuka Bervariasi

Foto Ilustrasi: bursa saham asia/Dok

MEDIA EMITEN – Mayoritas saham di kawasan Asia Pasifik dibuka bervariasi pada perdagangan Jumat pagi 13 Januari 2023, menyusul data inflasi AS yang mereda pada Desember. Hal ini meningkatkan harapan investor bahwa Federal Reserve dapat kembali ke kenaikan suku bunga yang lebih lambat.

S&P/ASX 200 Australia naik 0,76%.

Nikkei 225 Jepang turun 0,3% pada jam pertama perdagangannya, sementara Topix turun sedikit.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kospi naik 0,92%, dan Kosdaq naik tipis 0,53%.

China akan merilis data perdagangannya untuk bulan Desember nanti. Semalam di AS, indeks saham utama ditutup lebih tinggi setelah pembacaan indeks harga konsumen AS terbaru. Indeks turun 0,1% pada bulan Desember, menandai penurunan bulan-ke-bulan terbesar sejak April 2020.

Sementara itu, pasar kripto kembali bergairah setelah Komisi Sekuritas dan Bursa AS menagih perusahaan crypto Genesis dan Gemini dengan menjual sekuritas yang tidak terdaftar.

Bitcoin diperdagangkan 4,81% lebih tinggi pada $18.838,66, menurut data dari Coin Metrics. Koin pada hari Kamis melonjak di atas $19.000, tertinggi dalam lebih dari dua bulan.

Ether naik 1,67% menjadi $1.414,65.

SEC menuduh Genesis meminjamkan crypto pengguna Gemini dan mengirimkan sebagian dari keuntungan kembali ke Gemini, yang memotong biaya agen dan mengembalikan sisa keuntungan kepada penggunanya.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru

Lianlian DigiTech Catat Kinerja Solid pada Semester I-2026

Pers Rilis

Lianlian DigiTech Catat Kinerja Solid pada Semester I-2026

Jumat, 21 Agu 2026 - 06:32 WIB