BCA Bagikan Dividen Interim Rp 4,3 Triliun

- Pewarta

Rabu, 23 November 2022 - 20:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BCA Bagikan Dividen Interim Rp 4,3 Triliun

Presdir PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), Jahja Setiaatmadja/IST

MEDIA EMITEN – PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) memutuskan untuk membagikan dividen interim tunai sebesar Rp 4,31 triliun atau Rp 35 per saham untuk tahun buku 2022. Jumlah dividen ini tercatat meningkat 40% dibandingkan dividen interim tahun buku 2021.

“Kami berterima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan segenap pemegang saham, sehingga Perseroan mampu melanjutkan tren pertumbuhan kinerja yang positif hingga kuartal III tahun 2022. Meskipun terdapat tantangan berupa ketidakpastian kondisi ekonomi global,” kata Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja dalam keterangan resmi, Rabu 23 November 2022.

Jahja menjelaskan, keputusan pembagian dividen interim ditopang oleh tren pertumbuhan kinerja yang berkelanjutan hingga kuartal III tahun 2022 serta selaras dengan kondisi permodalan perseroan yang memadai.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Manajemen BCA, kata dia, sangat bersyukur bahwa BCA dapat terus berkontribusi terhadap pemulihan perekonomian nasional, tercermin dari pertumbuhan kredit, dana pihak ketiga, dan aktivitas transaksi perbankan digital.

Menurut dia, likuiditas dan permodalan perseroan juga terjaga pada level yang memadai.

“Pembagian dividen interim tunai ini merupakan komitmen perseroan untuk senantiasa menjalankan bisnis dengan sebaik-baiknya, dalam rangka memberikan nilai tambah yang berkesinambungan kepada pemegang saham,” ujarnya.

Berita Terkait

PROPAMI: Usulan MSCI Bukan Vonis Akhir, Pasar Modal RI Perlu Reformasi Nyata
Seminar Nasional PROPAMI Bahas Ekosistem Pasar Modal dari Berbagai Perspektif
Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:20 WIB

PROPAMI: Usulan MSCI Bukan Vonis Akhir, Pasar Modal RI Perlu Reformasi Nyata

Sabtu, 26 September 2026 - 20:02 WIB

Seminar Nasional PROPAMI Bahas Ekosistem Pasar Modal dari Berbagai Perspektif

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Berita Terbaru

Pers Rilis

Desa Changjiang: Satu Dekade Revitalisasi

Jumat, 6 Nov 2026 - 08:43 WIB