Saham Teknologi Pimpin Reli Wall Street

- Pewarta

Sabtu, 10 September 2022 - 08:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Bursa saham Wall Street, AS/Dok

Foto ilustrasi: Bursa saham Wall Street, AS/Dok

MEDIA EMITEN – Saham-saham di Wall Street reli pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), didorong oleh saham-saham terkait teknologi setelah terkoreksi cukup dalam.

Indeks Dow Jones Industrial Average meningkat 377,19 poin atau 1,19% menjadi 32.151,71 poin. Indeks S&P 500 naik 61,18 poin atau 1,53% menjadi 4.067,36 poin. Nasdaq Cimposite melonjak 250,18 poin atau 2,11% menjadi 12.112,31 poin.

Semua 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona hijau, dengan sektor jasa komunikasi dan energi masing-masing terangkat 2,53% dan 2,38% memimpin kenaikan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk minggu ini, indeks Dow naik 2,7%, S&P 500 naik 3,6% dan Nasdaq naik 4,1%. Ketiga indeks utama menghentikan penurunan beruntun tiga minggu sebelumnya.

Saham raksasa teknologi besar, termasuk Meta Platforms, Amazon, Apple, Netflix, dan Alphabet, induk perusahaan Google, semuanya ditutup lebih tinggi.

Wall Street mengevaluasi keputusan suku bunga Federal Reserve yang akan datang ketika bertemu akhir bulan ini.

The Fed “telah memperjelas bahwa prioritasnya adalah memerangi inflasi, bahkan dengan mengorbankan kesulitan ekonomi,” kata analis UBS dalam sebuah catatan Jumat. Hal itu kemungkinan akan mengarah pada volatilitas pasar lebih lanjut.”

Para analis mengatakan pemulihan pasar minggu ini lebih terkait dengan overselling sebelumnya karena ketidakpastian tetap tinggi tentang inflasi dan agresivitas Federal Reserve dalam kenaikan suku bunga.

“Tidak mengherankan kami mendapatkan sedikit lonjakan seperti yang kami dapatkan di sini, karena banyak dari ini bersifat teknis,” kata Jack Janasiewicz, pemimpin strategi portofolio dan manajer portofolio di Natixis Investment Managers Solutions.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru