Wall Street Menguat Jelang Pertemuan Fed

- Pewarta

Selasa, 3 Mei 2022 - 10:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Pasar saham Wall Street. AS/Dok

Foto ilustrasi: Pasar saham Wall Street. AS/Dok

MEDIA EMITEN –Tiga indeks utama saham di Bursa Wall Street ditutup menguat pada Senin (Selasa pagi WIB) dalam sesi yang sangat fluktuatif. Saham sektor teknologi rebound pada jam terakhir perdagangan di tengah kekhawatiran kenaikan suku bunga menjelang pertemuan Federal Reserve minggu ini.

Indeks Dow Jones Industrial Average terangkat 84,29 poin atau 0,26% menjadi 33.061,50 poin. Indeks S&P 500 menguat 23,45 poin atau 0,57% menjadi 4.155,38 poin. Nasdaq Composite melesat 201,38 poin atau 1,63% menjadi 12.536,02 poin.

Sebelumnya pada hari itu, ketiga indeks utama turun dengan indeks 30 saham unggulan jatuh lebih dari 500 poin ke level terendah sesi.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Enam dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona hijau, dengan sektor layanan komunikasi dan teknologi menguat masing-masing 2,43% dan 1,56%. Sementara itu, sektor real estat tergelincir 2,55%, merupakan kelompok dengan kinerja terburuk.

Pertemuan para pembuat kebijakan bank sentral AS secara luas diperkirakan akan menaikkan suku bunga 0,5%, dengan langkah minggu ini diperkirakan akan memulai periode kenaikan suku bunga agresif untuk melawan inflasi.

Kegelisahan juga terlihat di pasar obligasi pemerintah AS, di mana imbal hasil acuan obligasi 10 tahun menembus 3% untuk pertama kalinya dalam lebih dari tiga tahun.

Saham-saham dengan pertumbuhan tinggi seperti teknologi telah terpukul tahun ini sebagai akibat dari para pedagang yang menyesuaikan diri dengan lingkungan suku bunga yang lebih tinggi, dengan kerugian yang menonjol dalam beberapa hari terakhir oleh sejumlah laporan laba perusahaan mengecewakan.

Namun, induk Facebook Meta Platforms Inc melonjak 5,3% pada Senin (2/5/2022) setelah jatuh 9,8% bulan lalu. Nvidia Corp juga melonjak 5,3%, sementara Microsoft Corp naik 2,5%, setelah penurunan tajam pada April.

Setelah menghabiskan sebagian besar hari di zona merah, Tesla Inc, Amazon.com Inc dan Apple Inc semuanya berakhir menguat masing-masing 0,2% dan 3,7%.

Volume transaksi di bursa AS mencapai 13,22 miliar saham, dibandingkan dengan rata-rata 11,87 miliar untuk sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru