IHSG Melemah di Tengah Menanti Data Ekonomi Domistik

- Pewarta

Senin, 1 Oktober 2018 - 03:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (1/10/2018) dibuka melemah tipis di tengah menanti data ekonomi domestik.

IHSG dibuka melemah 12,05 poin atau 0,2 persen menjadi 5.964,60. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 2,47 poin atau 0,26 persen menjadi 943,68.

“Sebagian investor menanti sejumlah data ekonomi nasional yang dirilis hari ini seraya mengambil posisi jual saham menahan pergerakan IHSG,” kata Analis senior CSA Research Institute Reza Priyambada di Jakarta, Senin (1/10/2018).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kendati demikian, menurut dia, tampaknya tidak sepenuhnya investor keluar dari pasar dengan menjual sahamnya mengingat pelemahan IHSG relatif terbatas.

“Pergerakan bursa saham di kawasan Asia yang positif diikuti dengan investor asing di dalam negeri yang melanjutkan aksi belinya membantu IHSG bertahan,” katanya.

Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah mengatakan kepastian kenaikan suku bunga the Fed menjadi salah satu faktor yang menahan tekanan IHSG lebih dalam.

“Selain faktor itu, kebijakan yang dilakukan Bank Indonesia dalam mengikuti perkembangan dari tren kenaikan suku bunga AS juga masih diapresiasi investor,” katanya.

Bursa regional, di antaranya indeks Nikkei menguat 131,62 poin (0,55 persen) ke 24.251,66, indeks Kospi melemah 5,45 poin (0,23 persen) ke 2.338,02, dan indeks Strait Times menguat 0,62 poin (0,02 persen) ke posisi 3.257,62. (zub)

Berita Terkait

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terbaru

Flexsys Mengumumkan Kenaikan Harga Global untuk Sulfur Tak Larut

Pers Rilis

Flexsys Mengumumkan Kenaikan Harga Global untuk Sulfur Tak Larut

Jumat, 11 Sep 2026 - 00:05 WIB