Harga Emas Turun Kembali, Dipicu Penguatan Ekuitas di AS

- Pewarta

Kamis, 28 November 2019 - 01:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga Emas Turun Kembali, Dipicu Penguatan  Ekuitas di AS

Mediaemiten.com, Chicago – Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun kembali pada perdagangan Kamis pagi (28/11/2019), setelah sehari sebelumnya menghentikan penurunan beruntun empat hari, karena indeks-indeks acuan saham AS menguat.

Kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman Februari turun 6,60 dolar AS atau 0,45 persen menjadi ditutup pada 1.460,80 dolar AS per ounce.

Indeks Dow Jones Industrial Average, Indeks S&P 500, dan Indeks Komposit Nasdaq naik tipis pada Rabu (27/11/2019), didukung oleh data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang lebih baik dari perkiraan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Produk Domestik Bruto (PDB) AS tumbuh pada tingkat tahunan 2,1 persen di kuartal ketiga tahun ini, lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya sebesar 1,9 persen, menurut Departemen Perdagangan AS.

Ketika ekuitas membukukan keuntungan, selera terhadap aset safe-haven, seperti emas, berkurang, karena investor mengalihkan investasinya ke aset-aset berisiko yang memberikan imbal hasil lebih tinggi.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret turun 13,3 sen atau 0,77 persen, menjadi ditutup pada 17,055 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari turun 16,30 dolar AS atau 1,79 persen, menjadi 895,40 dolar AS per ounce. Sehari sebelumnya harga emas menguat, membalikkan penurunan selam empat hari berturut-turut terutama tertekan oleh penguatan dolar AS. Kontrak emas naik 3,40 dolar AS atau 0,23 persen menjadi ditutup pada 1.460,30 dolar AS per ounce.

“Menyusul tekanan jual baru-baru ini (empat hari berturut-turut), para pedagang memutuskan untuk melakukan pemburuan harga murah dan membeli pada saat penurunan harga,” tulis Jim Wyckoff, seorang analis senior dengan kitco.com. (pep)

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru