Harga Emas Menguat Didorong Pembelian Teknis dan Pelemahan “Greenback”

- Pewarta

Kamis, 7 November 2019 - 06:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga Emas Menguat Didorong Pembelian Teknis dan Pelemahan “Greenback”

Mediaemiten.com, Chicago – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange menguat pada akhir perdagangan Kamis pagi (7/11/2019), karena logam mulia didorong oleh pembelian teknis dan melemahnya “greenback” atau dolar AS

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember naik 9,4 dolar AS atau 0,63 persen, menjadi ditutup pada 1.493,1 dolar AS per ounce.

Pedagang beralih ke pembelian teknis setelah emas berjangka kehilangan 1,81 persen di sesi sebelumnya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, turun 0,02 persen menjadi 97,94 pada pukul 18.30 GMT, beberapa saat sebelum penyelesaian transaksi emas.

Baca juga: Emas berjangka kembali naik di atas tingkat psikologis 1.500 dolar AS

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dolar AS, yang berarti jika dolar AS melemah maka emas berjangka akan naik, karena emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik tiga sen atau 0,17 persen menjadi ditutup pada 17,598 dolar per ounce; platinum untuk pengiriman Januari naik 1,1 dolar AS atau 0,12 persen menjadi menetap di 931,7 dolar per ounce. Sehari sebelumnya, emas berjangka jatuh lebih dari satu persen karena logam mulia tertekan oleh greenback yang lebih kuat dan data ekonomi positif dari Amerika Serikat.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember turun tajam sebanyak 27,4 dolar AS atau 1,81 persen, menjadi 1.483,7 dolar AS per ounce pada penutupan perdagangan Selasa (5/11/2019). (pep)

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru