25 Emiten Baru Siap Melantai di Bursa

- Pewarta

Rabu, 12 Juni 2019 - 04:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna Setya.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna Setya.

Mediaemiten.com, Jakarta – Bursa Efek Indonesia (BEI) optimistis akan ada tambahan 38 emiten baru tahun 2019 ini. Setidaknya dari 38 perusahaan tersebut, sebanyak 13 emiten sudah listing dan 25 masih dalam proses. Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna Setya mengatakan, pihaknya meyakini 25 calon emiten tersebut akan melantai di bursa pada semester dua tahun ini.

Sebab dokumen yang disampaikan pada otoritas bursa sudah lengkap. “Kita yakin 25 perusahaan ini masuk semua. Dokumen yang masuk sudah cukup lengkap. Ada beberapa dokumen sedang diperbaiki dan sudah diperbaiki,” ujar Nyoman di Jakarta, kemarin.

Dia mengatakan, pihaknya terus berupaya mendorong agar lebih banyak calon emiten baru mencari pendanaan di pasar modal. Kondisi indeks harga saham gabungan (IHSG) yang sedang meningkat merupakan momentum yang tepat bagi calon emiten untuk melantai.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Karena kondisi pasar saat ini sedang mendukung,” katanya. Menurutnya, tahun politik tidak memberikan dampak negatif pada rencana calon emiten untuk melantai. Baginya, bila perusahaan belum melengkapi dokumen-dokumen, maka ada tim penilai menyampaikan informasi yang di butuhkan.

“Ada beberapa dokumen yang belum masuk. Kami tunggu dukungan dari underwriter dan entrepreneur untuk menyampaikan dokumen. Ini sebenarnya kami pantau. Jumlah yang saya sampaikan adalah dokumen perusahaan yang sudah masuk dan dievaluasi, jadi sudah pasti,” katanya.

Seperti diketahui, Bursa Efek Indonesia (BEI) memasang target pencatatan saham 75 emiten baru hingga akhir tahun. Emiten terbaru adalah PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) resmi melantai.

Perusahaan yang mempunyai hotel di Majalengka, Jawa Barat, ini menjadi emiten ke-13 yang go public tahun ini. Pada pencatatan perdana ini, saham Fitra Hotel naik 69,61% ke level Rp173. Hal ini membuat harga sahamnya menyentuh batas auto reject atas (ARA) sehingga transaksi per dagangan dihentikan.

Direktur Utama Fitra Hotel, Joni Rizal mengatakan, perseroan menawarkan saham perdana 220 juta lembar. Jumlah tersebut setara 36,67% dari modal disetor perusahaan. Harga IPO saham ini Rp102 per lembar naik dari nilai nominal Rp100 setelah mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed).

“Dengan mempertimbangkan hasil bookbuilding yang telah dilakukan oleh penjamin emisi, dengan melakukan kegiatan penjajakan kepada para investor, maka ditetapkan harga penawaran Rp102 per saham,” ujar Rizal.

Rizal menjelaskan, pihaknya menghimpun dana segar dari para investor sebanyak Rp22,40 miliar setelah melepas saham. Dana IPO itu rencananya 49% digunakan untuk membeli tanah seluas 2.320 meter melalui anak usaha, PT Bumi Majalengka Permai.

Di atas tanah itu akan dibangun Convention Hall pada Juli 2019 dan ditargetkan beroperasi empat bulan sesudahnya. Rizal menambahkan, dana pembangunan Convention Hall ini menggunakan 30% dari dana IPO.

Sisanya sekitar 21% digunakan sebagai modal kerja. Selain menawarkan saham perdana, Hotel Fitra juga menerbitkan 132 juta Waran Seri I atau 34,73% dari jumlah saham. (*)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru