WSKT Raih Kontrak Baru Rp 20,23 Triliun pada 2022

- Pewarta

Jumat, 27 Januari 2023 - 17:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: PT Waskita Karya Tbk (WSKT)/Dok

Foto ilustrasi: PT Waskita Karya Tbk (WSKT)/Dok

MEDIA EMITEN – PT Waskita Karya Tbk (WSKT) mencatatkan raihan kontrak baru senilai Rp 20,23 triliun sepanjang 2022, Rp 5,92 triliun diantaranya didominasi oleh proyek Ibu Kota Negara (IKN).

“Perolehan nilai kontrak baru IKN ini sesuai target perseroan dimana rata- rata tingkat kemenangan (winning rate) Waskita di level 25% dengan mengikuti lelang proyek IKN sebesar Rp 23,7 triliun pada 2022,” kata SVP Corporate Secretary WSKT Ermy Puspa Yunita dalam keterangan di Jakarta, Jumat 27 Januari 2023.

Menurut dia, performa Waskita didukung oleh beberapa faktor, di antaranya peningkatan value engineering, pengembangan teknologi dan digitalisasi, serta key account khusus pada proyek IKN dengan hadirnya tim adhoc.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, capaian tersebut berkat tambahan kontrak baru pada Desember 2022 yang bersumber dari proyek pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.

Selain itu, juga Proyek Pembangunan Terminal Kendaraan Pelabuhan Patimban Paket Lima di Subang, Jawa Barat dan Pembangunan Prasarana dan Sarana Pelabuhan Perikanan Daeo Majiko SKPT di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara.

Adapun, nilai kontrak baru tersebut berasal dari proyek pemerintah sebesar 63,64%, proyek swasta sebesar 7,86%, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebesar 7,34%, serta Pengembangan Bisnis Anak usaha Perseroan sebesar 21,17%.

Sedangkan, berdasarkan segmentasi tipe proyek, terdiri dari segmen konektivitas Infrastruktur sebesar 50,34%, gedung sebesar 19,82%, EPC sebesar 9,45%, Sumber Daya Air (SDA) sebesar 7,43% dan Anak Usaha 12,94%.

Pada 2023, WSKT menargetkan kontrak baru proyek IKN sebesar 10 hingga 20 persen dari total nilai kontrak sebesar Rp 20,3 triliun yang akan dilelang Kementerian Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Dia menjelaskan strategi Waskita ke depan dalam menyasar proyek IKN adalah meningkatkan kapabilitas dengan fokus terhadap sumber daya manusia, value engineering, serta pengembangan teknologi dan digitalisasi melalui BIM & green construction.

Waskita juga berkomitmen meningkatkan penerapan tata kelola perusahaan yang baik (GCG) dan manajemen risiko di setiap lini perusahaan, sehingga dapat memperkuat fundamental perseroan.

Kementerian PUPR mengumumkan sebanyak 29 proyek telah terkontrak dari total keseluruhan 34 paket proyek IKN sebesar Rp44 triliun, yang mana Waskita berhasil memenangkan enam tender proyek.

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru