Warga Desa Tanjung Boleng, Baru Tahun Ini Menikmati Nyala Listrik

- Pewarta

Sabtu, 13 Juni 2020 - 12:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Rasa senang diungkapkan oleh Paul (50) warga Desa Tanjung Boleng, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia bersama warga lainnya kini dapat tersenyum cerah dan beraktifitas lebih lama di malam hari setelah adanya sambungan listrik di desanya.

Total 64 kepala keluarga di Desa Tanjung Boleng kini dapat menikmati aliran listrik setelah PT PLN (Persero) berhasil menyambungkan jaringan listrik ke desa tersebut.

Paul bercerita bahwa kehadiran listrik sudah sangat dinantikan oleh warga di desanya. Karena sebelumnya warga biasa menggunakan genset dan lampu minyak tanah untuk penerangan di malam hari. Kini warga senang karena dengan adanya listrik biaya jadi lebih murah jika dibanding menggunakan genset.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dulu sebelum ada listrik PLN, mayoritas penerangan untuk kegiatan warga di Tanjung Boleng menggunakan genset dan lampu minyak tanah. Sehari membutuhkan sekitar Rp 50.000 untuk membeli BBM itu pun diluar biaya perawatan mesin bila ada masalah. Semenjak ada listrik PLN, token listrik kami beli Rp 50.000,- sudah sebulan lebih belum habis juga meskipun aktivitas di malam hari lebih lama,” ungkap Paul yang diamini Kepala Desa Tanjung Boleng, Hamzah. Ia berharap kehadiran listrik dapat mendorong pertumbuhan kegiatan ekonomi warga.

Apa yang kini dinikmati Paul dan warga Tanjung Boleng sejalan dengan upaya Pemerintah untuk terus meningkatkan rasio elektrifikasi, terutama untuk daerah-daerah yang hingga kini belum terjangkau akses listrik.

“Saat ini, peningkatan rasio elektrifikasi difokuskan ke daerah terdepan, terluar dan tertinggal (3T). Namun, pemerataan itu harus pula disertai dengan tarif listrik yang terjangkau oleh masyarakat,” ujar Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM, Agung Pribadi secara terpisah, di Jakarta (12/6/2020). Sebagai informasi, hingga bulan Mei, Rasio Desa Berlistrik di Provinsi NTT telah mencapai 93,32% dengan Rasio Elektrifikasi mencapai 86,26%.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur, Ignatius Rendroyoko melalui rilisnya menjelaskan bahwa untuk melistriki Dusun Boleng, PLN telah membangun JTM (Jaringan Tegangan Menengah) sepanjang 15,26 kms, JTR (Jaringan Tegangan Rendah) sepanjang 10,04 kms dan 3 buah gardu dengan total kapasitas 150 kVa. Medan dan akses yang sulit menjadi tantangan tersendiri bagi PLN untuk melistriki dusun tersebut. (esd)

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru