Wall Street Menguat Tipis Didorong Saham Energi dan Teknologi

- Pewarta

Jumat, 19 Agustus 2022 - 07:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wall Street Menguat Tipis Didorong Saham Energi dan Teknologi

Foto ilustrasi: Bursa saham Wall Street, AS/Dok

MEDIA EMITEN – Wall Street menguat tipis pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), didorong saham-saham sektor energi dan teknologi salah satunya saham Cisco Systems.

Indeks Dow Jones Industrial Average terangkat 18,72 poin atau 0,06% menjadi 33.999,04 poin. Indeks S&P 500 naik 9,70 poin atau 0,23% menjadi 4.283,74 poin. Nasdaq Composite menguat 27,22 poin atau 0,21% menjadi 12.965,34 poin.

Tujuh dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona hijau, dengan sektor energi dan teknologi masing-masing meningkat 2,53% dan 0,49%, melampaui sisanya. Sementara itu, sektor real estat merosot 0,75%, merupakan kelompok berkinerja terburuk.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Investor masih mencermati risalah Rabu dari pertemuan Federal Reserve Juli, yang awalnya mereka lihat mendukung sikap bank sentral yang kurang agresif.

Tetapi risalah tidak secara jelas mengisyaratkan laju kenaikan suku bunga dan menunjukkan pembuat kebijakan berkomitmen untuk menaikkan suku bunga untuk menjinakkan inflasi. Pedagang memperkirakan peluang yang lebih besar untuk kenaikan 50 basis poin dalam biaya pinjaman pada September daripada kenaikan 75 basis poin untuk ketiga kalinya.

Sementara itu, saham Cisco melonjak 5,8% dan berada di antara yang positif terbesar di tiga indeks utama, setelah memberikan perkiraan optimis untuk penjualan kuartal pertama karena pemulihan COVID-19 di China mengurangi kekurangan rantai pasokan.

Mendukung pandangan bahwa Fed mungkin perlu lebih hawkish, data Kamis (18/8/2022) menunjukkan momentum yang kuat di bidang ekonomi AS.

Indeks manufaktur bulanan Federal Reserve Philadelphia naik menjadi 6,2 bulan ini dari negatif 12,3 pada Juli, melampaui semua 30 perkiraan dalam jajak pendapat ekonom Reuters.

Pasar juga mencermati pernyataan pejabat bank sentral AS bahwa Fed perlu terus menaikkan biaya pinjaman untuk mengendalikan inflasi yang tinggi, meskipun mereka memperdebatkan seberapa cepat dan seberapa tinggi untuk mengangkatnya.

The Fed telah menaikkan suku bunga acuan sebesar 225 basis poin sepanjang tahun ini. Fokus sekarang bisa beralih ke simposium Jackson Hole tahunan Fed akhir pekan depan.

Di antara penurunan hari ini, saham Kohl’s Corp anjlok 7,7%, setelah pengecer itu memangkas penjualan setahun penuh dan perkiraan labanya. Target Corp 1,3 persen, menambah kerugian dari Rabu (17/8/2022) ketika melaporkan penurunan laba kuartalan 90 persen lebih besar dari perkiraan.

Volume transaksi di bursa AS mencapai 9,43 miliar saham, yang akan menjadi yang terendah untuk sejauh tahun ini.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru

CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI

Pers Rilis

CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI

Jumat, 23 Okt 2026 - 04:18 WIB