Wall Street Menguat, Saham Perusahaan Teknologi Pimpin Kenaikan

- Pewarta

Selasa, 28 Agustus 2018 - 03:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, New York – Saham-saham di Wall Street ditutup lebih tinggi pada perdagangan Senin (Selasa 28/8/2018 pagi WIB), setelah Amerika Serikat dan Meksiko mencapai kesepakatan perdagangan yang mungkin membuka jalan untuk menggantikan Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA).

Indeks Dow Jones Industrial Average meningkat 259,29 poin atau 1,01 persen, menjadi berakhir di 26.049,64 poin. Indeks S&P 500 naik 22,05 poin atau 0,77 persen, menjadi ditutup di 2.896,74 poin. Indeks Komposit Nasdaq bertambah 71,92 poin atau 0,91 persen, menjadi berakhir di 8.017,90 poin.

Sementara itu, Reuters melaporkan sebuah reli berbasis luas telah mendorong S&P 500 dan Nasdaq berakhir di rekor tertinggi untuk sesi kedua berturut-turut pada Senin (27/8/2018), setelah perjanjian perdagangan antara Amerika Serikat dan Meksiko dan mendukung sentimen para investor.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saham teknologi memimpin Nasdaq di atas angka 8.000 untuk pertama kalinya dan sektor ini memberikan dorongan terbesar kepada S&P 500.

Presiden AS Donald Trump mengatakan kesepakatan baru tersebut akan disebut Perjanjian Perdagangan Amerika Serikat-Meksiko dan kesepakatan bilateral tersebut akan sangat istimewa bagi para petani dan manufaktur.

Seorang pejabat perdagangan AS mengumumkan kesepakatan dengan Meksiko mengganti Perjanjian Perdagangan Amerika Utara dan mengatakan pembicaraan dengan Kanada diharapkan segera dimulai.

Berita itu muncul setelah Menteri Ekonomi Meksiko dan kepala perunding NAFTA Ildefonso Guajardo mengatakan kedua negara itu hampir menyelesaikan perbedaan besar dalam perdagangan.

Prospek perdagangan yang optimis lebih didorong oleh berita bahwa Washington sedang menekan Uni Eropa untuk mempercepat pembicaraan tentang tarif.

Sengketa antara Amerika Serikat dan mitra dagangnya telah menjadi penghambat sentimen investor pada tahun ini, meskipun fundamental ekonomi kuat dan laba perusahaan-perusahaan untuk kuartal kedua meningkat.

“Butuh waktu lama bagi orang untuk keluar dari kekhawatiran terkait dengan hari-hari penurunan ribuan poin poin dan merasakan sedikit lebih nyaman,” kata Robert Pavlik, kepala strategi investasi di SlateStone Wealth LLC di New York, seperti dikutip oleh Reuters. “Dan kekhawatiran perdagangan serta tarif, yang memainkan peran di dalamnya, itulah yang menahannya.”

“Orang-orang merasa sedikit lebih positif,” Pavlik menambahkan.

Sementara itu, investor terus mencerna pidato meyakinkan yang disampaikan oleh Ketua Federal Reserve Jerome Powell tentang kebijakan moneter bank sentral di masa depan.

“Jika pertumbuhan yang kuat dalam pendapatan dan lapangan pekerjaan terus berlanjut, peningkatan secara bertahap dalam kisaran target untuk suku bunga federal fund kemungkinan akan sesuai,” kata Powell pada Jumat (24/8/2018) di Simposium Jackson Hole di Wyoming. (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru

Pers Rilis

Sundown Markette 2026 Hidupkan Atmosfer Ramadan di Kawasan GBK

Jumat, 13 Mar 2026 - 19:25 WIB