Wall Street Menguat, Saham Morgan Stanley Anjlok

- Pewarta

Jumat, 18 Januari 2019 - 04:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Pialang global, Morgan Stanley, memperkirakan pertumbuhan ekonomi 2022 separo dari 2021/Dok

Foto ilustrasi: Pialang global, Morgan Stanley, memperkirakan pertumbuhan ekonomi 2022 separo dari 2021/Dok

Mediaemiten.com, New York – Saham-saham Bursa Wall Street menguat pada penutupan perdagangan Jumat pagi (18/1/2019), karena para pelaku pasar menunggu hasil kuartalan terbaru dari raksasa streaming online Netflix sambil mencerna sejumlah data ekonomi, namun di sisi lain saham Morgan Stanley anjlok.

Indeks Dow Jones Industrial Average meningkat 162,94 poin atau 0,67 persen, menjadi berakhir di 24.370,10 poin. Indeks S&P 500 ditutup naik 19,86 poin atau 0,76 persen, menjadi 2.635,96 poin. Indeks Komposit Nasdaq bertambah 49,77 poin atau 0,71 persen, menjadi berakhir di 7.084,46 poin.

Semua 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih tinggi, dengan sektor industri dan material naik lebih dari 1,6 persen, mengungguli sektor-sektor lainnya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Netflix memberikan hasil kuartal keempat yang beragam setelah penutupan perdagangan Kamis (17/1), karena labanya mengalahkan ekspektasi sementara pendapatannya meleset dari perkiraan. Hasil itu mengirim harga sahamnya merosot lebih dari dua persen dalam perdagangan afterhours (perdagangan di luar jam perdagangan reguler).

Awal pekan ini, Netflix mengumumkan akan menaikkan harga berlangganan bulanan di Amerika Serikat sebesar 13 persen hingga 18 persen, sebuah langkah yang didukung oleh Wall Street.

Saham Morgan Stanley turun lebih dari empat persen pada penutupan, setelah bank investasi itu pada Kamis (17/1) melaporkan laba dan pendapatan yang keduanya mengecewakan para analis.

Penguatan saham-saham AS juga didukung harapan resolusi untuk sengketa perdagangan antara Amerika Serikat dan China, yang mengangkat saham-saham industri dan sentimen investor.

Saham-saham melonjak dalam perdagangan sore setelah Wall Street Journal melaporkan bahwa Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin membahas pencabutan beberapa atau semua tarif yang dikenakan pada impor China dan menyarankan untuk menawarkan pengembalian tarif selama perundingan perdagangan yang dijadwalkan 30 Januari.

Di sisi ekonomi, dalam pekan yang berakhir 12 Januari, angka pendahuluan untuk klaim pengangguran awal AS, ukuran kasar untuk PHK, mencapai 213.000, turun 3.000 dari tingkat yang tidak direvisi minggu sebelumnya, Departemen Tenaga Kerja melaporkan pada Kamis (17/1). Angka itu lebih rendah dari konsensus pasar.

Sementara itu, rata-rata pergerakan 4-minggu lebih stabil pada 220.750, turun 1.000 dari rata-rata yang tidak direvisi minggu sebelumnya di 221.750. (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru

Pers Rilis

Qualcomm dan Samsung Perluas Kolaborasi Snapdragon

Kamis, 23 Jul 2026 - 09:07 WIB

Pers Rilis

“NI NO KUNI: CROSS WORLDS” HADIRKAN LAYANAN GLOBAL TERPADU

Kamis, 23 Jul 2026 - 09:00 WIB