Wall Street Ditutup Naik, Saham-Saham Teknologi Bangkit

- Pewarta

Selasa, 11 Desember 2018 - 06:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, New York – Saham-saham di Wall Street naik pada akhir perdagangan bergejolak Selasa pagi (11/12/2018), menghapus kerugian tajam awal, karena saham-saham teknologi utama membukukan keuntungan kuat yang mendukung pasar.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 34,31 poin atau 0,14 persen menjadi ditutup di 24.423,26 poin. Indeks S&P 500 bertambah 4,64 poin atau 0,18 persen, menjadi berakhir di 2.637,72 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup 51,27 poin atau 0,74 persen lebih tinggi, menjadi 7.020,52 poin.

Ketiga indeks utama membalikkan kerugian awal mereka pada penutupan, dengan Dow menghapus sekitar 500 poin penurunan di sesi pagi.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Delapan dari 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih tinggi, dengan jasa-jasa teknologi dan komunikasi masing-masing naik 1,43 persen dan 0,75 persen, memimpin para advancers. Sementara saham sektor energi dan keuangan turun lebih dari satu persen, dua pencetak penurunan terbesar di antara sektor-sektor.

Saham-saham teknologi utama AS berkinerja lebih baik pada akhir perdagangan. Saham Facebook naik 3,2 persen, sementara Netflix naik 1,7 persen. Amazon dan Alphabet juga naik. Apple menghapus kerugian lebih dari 2,00 persen menjadi berakhir 0,66 persen lebih tinggi.

Sesi “liar” datang setelah ekuitas-ekuitas mengalami aksi jual tajam pada minggu sebelumnya, ketika semua tiga indeks utama melaporkan penurunan lebih dari 4,00 persen.

“Ketika kita mendekati akhir tahun kalender, para pedagang tampaknya tidak ingin membeli saham. Tapi mereka dapat mulai membeli pada setiap titik hari. Semuanya tampaknya sangat sensitif berita pada saat ini,” kata John Monaco, seorang pedagang di Wellington Shields & Co LLC, seperti dikutip Xinhua.

Di bidang ekonomi, lowongan pekerjaan AS, ukuran permintaan tenaga kerja, meningkat sebesar 119.000 pada Oktober, Departemen Tenaga Kerja melaporkan pada Senin (10/12). Angka lowongan kerja terangkat menjadi 4,5 persen dari 4,4 persen pada September. (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru