Wall Street Ditutup Lebih Tinggi di Tengah Optimisme Perdagangan

- Pewarta

Selasa, 22 Oktober 2019 - 06:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wall Street Ditutup Lebih Tinggi di Tengah Optimisme Perdagangan

Mediaemiten.com, New York – Saham-saham di Wall Street ditutup lebih tinggi pada penutupan perdagangan Selasa pagi (22/10/2019)), karena optimisme di sekitar pembicaraan perdagangan China dan Amerika Serikat mengangkat sentimen investor.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 57,44 poin atau 0,21 persen menjadi berakhir di 26.827,64 poin. Indeks S&P 500 bertambah 20,52 poin atau 0,69 persen, menjadi ditutup di 3.006,72 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir naik 73,44 poin atau 0,91 persen, menjadi 8.162,99 poin.

Wakil Perdana Menteri China Liu He pada akhir pekan mengatakan bahwa China dan Amerika Serikat telah mencapai kemajuan substansial dalam konsultasi ekonomi dan perdagangan terbaru, membangun fondasi penting untuk menandatangani perjanjian bertahap.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia mengatakan bahwa mencegah perang perdagangan dari eskalasi bermanfaat bagi Cina, Amerika Serikat dan dunia pada umumnya, yang merupakan harapan bersama dari produsen dan konsumen.

Kedua pihak harus secara tepat menyuarakan keprihatinan utama satu sama lain berdasarkan kesetaraan dan saling menghormati, menciptakan lingkungan yang menguntungkan dan mencapai tujuan bersama, kata Liu.

Di bidang pelaporan laba perusahaan, perolehan laba kuartal ketiga diperkirakan akan turun 3,1 persen dari periode yang sama tahun lalu, menurut data terbaru dari Refinitiv.

Dari 73 perusahaan komponen S&P 500 yang telah melaporkan laba mereka hingga saat ini, 83,6 persen telah mencatat laba di atas ekspektasi para analis. Ini dibandingkan dengan rata-rata jangka panjang 65 persen dan rata-rata empat kuartal sebelumnya 74 persen.

Sementara itu, pendapatan kuartal ketiga diperkirakan meningkat 3,1 persen dari periode sama tahun lalu. Tidak termasuk sektor energi, perkiraan pertumbuhan mencapai 4,3 persen. (pep)

Berita Terkait

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terbaru

Risen Energy Rambah Bisnis Integrasi Energi dan Komputasi Hijau

Pers Rilis

Risen Energy Rambah Bisnis Integrasi Energi dan Komputasi Hijau

Kamis, 10 Sep 2026 - 02:00 WIB