Wall Street Ditutup Bervariasi di Tengah Laporan Laba, Data Beragam

- Pewarta

Jumat, 25 Oktober 2019 - 06:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wall Street Ditutup Bervariasi di Tengah Laporan Laba, Data Beragam

Mediaemiten.com, New York – Saham-saham di Wall Street bervariasi pada akhir perdagangan Jumat pagi (25/10/2019), dengan saham Tesla dan Microsoft naik karena laba kuartal ketiga yang kuat.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 28,42 poin atau 0,11 persen, menjadi ditutup di 26.805,53 poin. Indeks S&P 500 meningkat 5,77 poin atau 0,19 persen, menjadi berakhir di 3.010,29 poin. Indeks Komposit Nasdaq meningkat 66,00 poin atau 0,81 persen, menjadi ditutup di 8.185,80 poin.

Enam dari 11 sektor utama S&P 500 diperdagangkan lebih tinggi di sekitar penutupan pasar, dengan sektor teknologi informasi naik 1,48 persen, memimpin keuntungan sektoral.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mayoritas dari 30 saham unggulan atau blue-chips di Dow memperpanjang kerugian di sekitar bel penutupan, dengan saham 3M dan Johnson & Johnson turun masing-masing 4,07 persen dan 1,85 persen, memimpin kerugian.

Saham Tesla melonjak 17,67 persen, setelah pembuat kendaraan listrik itu melaporkan laba kuartalan yang sangat tinggi.

Perusahaan juga mengatakan dalam pembaruan triwulanannya bahwa pabrik gigafactory di Shanghai dibangun dalam 10 bulan dan siap untuk memproduksi mobil listrik.

Saham Microsoft menguat 1,97 persen, setelah perusahaan membukukan laba lebih kuat dari perkiraan untuk kuartal ketiga, didorong oleh bisnis cloud yang kuat, yang pendapatannya melonjak 59 persen dari tahun ke tahun.

Di sisi ekonomi, pesanan baru untuk barang-barang tahan lama yang diproduksi pada September turun 1,1 persen menjadi 248,2 miliar dolar AS, Biro Sensus AS melaporkan pada Kamis (24/10).

Pengiriman barang tahan lama yang diproduksi pada September, berkurang selama tiga bulan berturut-turut, turun 0,4 persen menjadi 252,5 miliar dolar AS, menyusul penurunan 0,1 persen pada Agustus.

Klaim pengangguran AS jatuh pada minggu yang berakhir 19 Oktober, kata Departemen Tenaga Kerja pada Kamis (24/10). Jumlah orang Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran mencapai 212.000 minggu lalu, penurunan 6.000 dari tingkat revisi minggu sebelumnya. (pep)

Berita Terkait

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terbaru