MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah 40,24 poin atau turun 0,59% ke level 6.766,7 pada penutupan perdagangan Selasa 7 Maret 2023. IHSG meninggalkan level psikologis 6.800.
Pasar menunggu testimoni Ketua Federal Reserve Jerome Powell di depan Kongres pada Selasa dan Rabu waktu AS. Pernyataan tersebut akan menjadi acuan investor dan anggota parlemen tentang arah kebijakan moneter the Fed dan dampaknya terhadap pasar.
Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) melaporkan cadangan devisa pada Februari 2023 mencapai US$ 140,3 miliar atau meningkat dibandingkan dengan posisi pada akhir Januari 2023 sebesar US$ 139,4 miliar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 6,2 bulan impor atau enam bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.
Sepanjang perdagangan IHSG lebih banyak bergerak di zona merah hingga penutupan perdagangan saham. Sementara itu, investor asing mencatatkan penjualan bersih (net foreign sell) sebesar Rp 377.57 miliar di seluruh pasar dan Rp 197,93 miliar di pasar reguler.
Net foreign sell terbanyak melanda kelima saham berikut, yaitu saham PT Bank Cetral Asia Tbk (BBCA) Rp 216,99 miliar, PT Sinarmas Multi Artha Tbk (SMMA) Rp 142,98 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 84,38 miliar, PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp 55,25 miliar, dan PT Bank Jago Tbk (ARTO) Rp 44,50 miliar.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, hampir semua sektor melemah di mana sektor transportasi turun 2,74%, diikuti sektor energi dan sektor industri turun masing-masing 1,73% dan 1,7%.
Baca Juga:
Pizza Hut Indonesia dan TUKR Rayakan 10 Tahun Pizza Maker Junior Ajak Anak Peduli Lingkungan
InfiMotion Technology Tampil Perdana ke Publik, Pamerkan Kapabilitas Lengkap E-Drive di Wuxi
Pemenang Stevie® Awards for Technology Excellence Tahunan Ketiga Diumumkan
Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu MTWI, HDFA, PTIS, CHIP dan ISAP. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni CHEM, JAST, FUTR, ASSA, dan PNLF.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.135.001 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 16,23 miliar lembar saham senilai Rp9,17 triliun. Sebanyak 159 saham naik, 370 saham menurun, dan 208 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 71,39 poin atau 0,25% ke 28.309,1, indeks Hang Seng melemah 68,70 poin atau 0,33% ke 20.534,4, indeks Shanghai melemah 36,93 poin atau 1,11% ke 3.285,1, dan indeks Strait Times menguat 6,28 poin atau 0,19% ke 3.247,0.







