Triwulan I-2022, Laba Bersih BTN Tumbuh 23,89%

- Pewarta

Jumat, 22 April 2022 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Triwulan I-2022, Laba Bersih BTN Tumbuh 23,89%

Foto ilustrasi: PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN)/Dok.

MEDIA EMITEN – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mencetak laba bersih Rp 774 miliar pada triwulan I-2022, tumbuh 23,89%dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 625 miliar.

Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo mengatakan, pertumbuhan laba bersih BTN tersebut ditopang oleh kenaikan penyaluran kredit, pengelolaan aset kredit bermasalah, efisiensi biaya dana, dan operasional.

Transformasi digital yang dirancang sejak dua tahun terakhir juga mulai memberikan dampak positif dalam bentuk akuisisi nasabah baru, perluasan akses pasar, dan produktivitas karyawan. Perbaikan di banyak aspek membuat indikator kinerja keuangan berada dalam tren positif.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut dia, kinerja BTN tumbuh menggembirakan baik dilihat dari sisi topline maupun bottom line. “Pencapaian ini berkat bisnis model dan implementasi strategi yang tepat. Ke depan kami tetap optimistis karena ekonomi semakin pulih seiring berakhirnya pandemi. Namun demikian, kami tetap mewaspadai kenaikan inflasi yang bisa menjadi faktor pemberat. Ekonomi global tengah menghadapi tantangan ini,” kata Haru Koesmahargyo di Jakarta, Jumat, 22 April 2022.

Haru mengatakan, keberhasilan pemerintah dalam memulihkan ekonomi nasional telah berdampak positif terhadap penyaluran kredit termasuk ke sektor perumahan.

Sepanjang periode Januari-Maret 2022, Bank BTN berhasil menyalurkan kredit mencapai Rp 277,13 triliun, meningkat 6,04% dari posisi yang sama tahun lalu senilai Rp 261,34 triliun.

Penyaluran kredit perumahan, kata Haru, masih mendominasi total kredit perseroan pada kuartal I 2022. Adapun kredit perumahan yang disalurkan Bank BTN hingga akhir Maret 2022 mencapai Rp 248,57 triliun.

Dari jumlah tersebut, KPR Subsidi pada triwulan I- 2022 masih mendominasi dengan nilai sebesar Rp134,04 triliun tumbuh 9,01% dibandingkan periode yang sama tahun lalu senilai Rp 122,96 triliun.

Sedangkan KPR Non Subsidi tumbuh 5,16% menjadi Rp 84,28 triliun pada triwulan I- 2022 dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp80,14 triliun.

Kenaikan kredit berdampak pada pendapatan bunga bersih atau net interest income (NII) yang tumbuh 28,81% menjadi R p 3,57 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 2,77 triliun.

Ia menjelaskan, meski rasio NPL mengalami perbaikan, BTN menaikkan rasio cadangan atau coverage ratio menjadi 146,73% pada triwulan I 2022 dari 115,93% pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Berita Terkait

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun
Strategi Baru Remala Abadi: Transaksi Saham Komisaris Tingkatkan Kontrol Bisnis
Pasca Keluar dari LQ45, SIDO Pindah Fokus dari Domestik ke Internasional

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:11 WIB

Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar

Senin, 18 Agustus 2025 - 11:46 WIB

Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial

Berita Terbaru