Terpengaruh Data Ekonomi China, Rupiah Melemah ke Rp14.124

- Pewarta

Selasa, 15 Januari 2019 - 01:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Pergerakan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal pekan sore ini melemah sebesar 79 poin ke posisi Rp14.124 dibandingkan sebelumnya Rp14.045 per dolar AS.

Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Senin (14/1/2019) mengatakan sentimen data perdagangan China yang melambat mempengaruhi pergerakan mata uang di kawasan Asia, termasuk rupiah.

“Ekspor-impor China melambat pada 2018, memberi kekhawatiran perlambatan aktivitas ekonomi di negara sekitar, sehingga direspon negatif pelaku pasar,” katanya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sepanjang 2018, ia mengemukakan, ekspor China melambat hingga 4,4 persen, sedangkan impor melambat 7,6 persen.

Kendati demikian, menurut dia, prospek mata uang dolar AS masih cenderung negatif setelah the Fed memberi sinyal hati-hati dalam menaikan suku bunga acuannya pada 2019.

Selain itu, lanjut dia, optimisme pasar pada perundingan perdagangan dagang AS-China juga masih akan menjadi penopang mata uang negara berkembang.

“Dolar AS masih dibayangi tekanan seiring sinyal ‘dovish’ dari the Fed dan penutupan pemerintah AS,” katanya.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Senin, tercatat mata uang rupiah menguat menjadi Rp14.052 dibanding sebelumnya Jumat (11/1) di posisi Rp14.076 per dolar AS. (zub)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru