Tawarkan Obligasi, PT J Resources Asia Pasifik Target Dapat Rp 3 Triliun

- Pewarta

Selasa, 18 Juni 2019 - 02:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tawarkan Obligasi, PT J Resources Asia Pasifik Target Dapat Rp 3 Triliun

Mediaemiten.com, Jakarta – PT J Resources Asia Pasifik Tbk, perusahaan tambang emas, mengumumkan penerbitan penawaran obligasi berkelanjutan tahap I tahun 2019. Nantinya ditargetkan dana yang dihimpun sebesar Rp 3 triliun.

Direktur perseroan, Edi Permadi menjelaskan Obligasi Berkelanjutan I J Resources Asia Pasifik Tahap I Tahun 2019 ditawarkan dengan nilai nominal sebesar Rp 500 miliar.

Pihaknya akan menerbitkan tanpa warkat serta ditawarkan dengan nilai 100 persen dalam jangka 3 tahun sejak tanggal emisi, serta tingkat bunga sebesar 10 persen – 11 persen per tahun.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami optimistis karena harga emas dunia saat ini cukup baik, serta didukung dengan biaya produksi group J Resources yang efektif dan juga aset cadangan bijih dan sumber daya mineral yang besar,” ujar Edi Permadi, Senin (17/6/2019).

Selain itu, yang bertindak sebagai Penjamin Pelaksana Emisi adalah PT BNI Sekuritas dan PT Indo Premier Sekuritas.

Dalam rangka penerbitan Obligasi ini, perseroan telah memperoleh hasil pemeringkatan atas efek utang jangka panjang dengan peringkat A (single A) dari Peringkat Efek Indonesia Pefindo.

Pihaknya optimistis dengan pengalaman, rekam jejak perseroan, manajemen operasi, dan profil pengelolaan di industri pertambangan secara baik, membuat perseroan mendapatkan peringkat obligasi baik pula.

“Dengan potensi penemuan cadangan bijih baru secara berkelanjutan untuk menopang rencana produksi di masa mendatang, memastikan marjin keuntungan yang baik,” tambahnya.

Edy menerangkan, dana hasil Penawaran Umum Obligasi digunakan oleh perseroan untuk modal kerja dalam rangka mendukung operasional Grup J Resources.

Ia menjabarkan meliputi pembayaran kepada konsultan-konsultan yang ditunjuk oleh Perseroan sehubungan dengan kegiatan operasional grup, termasuk bidang geologi, geotag, metalurgi, karyawan dan pemasok serta pembayaran bunga.

Untuk diketahui, kinerja keuangan J Resources Asia Pasifik pada tahun 2018 mencatat peningkatan penjualan sebesar 1,5 persen menjadi USD 222,6 juta atau setara Rp 3,1 triliun. Sebelumnya, penjualan perusahaan itu sebesar USD 219,4 juta pada tahun 2017.

Peningkatan itu terutama disebabkan kenaikan volume penjualan pada tahun 2018 sebesar 1,0 persen menjadi 175.658 oz, dari sebelumnya sebesar 173.850 oz pada tahun 2017.

Harga jual emas rata-rata juga meningkat sebesar 0,4 persen menjadi USD 1.267 per oz pada tahun 2018. Tahun 2017, harga jual emas hanya USD 1.262 per oz.

Sementara laba bersih 2018 naik sebesar USD 19,1 juta, dibandingkan tahun 2017 yang USD 15,9 juta. (*)

Berita Terkait

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terbaru