Survei BI Indikasikan Penyaluran Kredit Meningkat

- Pewarta

Kamis, 20 Juli 2023 - 20:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Kantor pusat Bank Indonesia/Dok

Foto ilustrasi: Kantor pusat Bank Indonesia/Dok

MEDIA EMITEN Survei Perbankan Bank Indonesia (BI) mengindikasikan penyaluran kredit baru pada triwulan II-2023 meningkat, yang tercermin dari Saldo Bersih Tertimbang (SBT) penyaluran kredit baru sebesar 94% atau lebih tinggi daru triwulan sebelumnya 63,7%.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono, mengatakan bahwa pertumbuhan kredit baru tersebut terjadi pada hampir seluruh jenis kredit, kecuali kredit investasi yang sedikit lebih rendah dibanding triwulan sebelumnya.

Dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis 20 Juli 2023, Erwin Haryono memerinci pertumbuhan penyaluran kredit baru secara sektoral. Dikatakan, kredit sektor konstruksi (SBT 82,2 %), diikuti oleh sektor pertanian, perburuan, dan kehutanan (SBT 79,5%), serta sektor industri pengolahan (SBT 77,9%).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diperkiakan, pada triwulan III-2023, penyaluran kredit baru tetap terjaga tumbuh positif, terindikasi dari SBT perkiraan penyaluran kredit baru sebesar 86,3% , tetap bernilai positif meski lebih rendah dibandingkan 94% pada triwulan sebelumnya.

Ia mengungkapkan prioritas utama responden dalam penyaluran kredit baru pada triwulan III-2023 yakni kredit modal kerja, diikuti oleh kredit investasi dan kredit konsumsi.

Perkiraan penyaluran kredit pada triwulan ketiga tahun ini seiring dengan kebijakan penyaluran kredit yang kemungkinan sedikit lebih ketat dibandingkan periode sebelumnya. Hal ini terindikasi dari Indeks Lending Standard (ILS) positif sebesar 0,1%.

Standar penyaluran kredit yang lebih ketat dibandingkan triwulan sebelumnya diprediksikan terjadi pada hampir seluruh jenis kredit, kecuali kredit pemilikan rumah/kredit pemilikan apartemen (KPR/KPA)yang diperkirakan lebih longgar.

Adapun aspek kebijakan penyaluran kredit yang diperkirakan lebih ketat dibandingkan triwulan sebelumnya antara lain suku bunga kredit dan premi kredit berisiko.

Secara keseluruhan, Erwin mengungkapkan hasil survei menunjukkan responden tetap optimis terhadap pertumbuhan kredit ke depan. Responden memperkirakan pertumbuhan kredit untuk keseluruhan tahun 2023 sebesar 10,9% dibanding tahun lalu (year-on-year/yoy), tumbuh positif meski tidak setinggi realisasi pertumbuhan kredit pada 2022 sebesar 11,4%(yoy).

Optimisme tersebut antara lain didorong oleh prospek kondisi moneter dan ekonomi ke depan serta relatif terjaga.

Berita Terkait

Persrilis.com dan New Media Network Luncurkan Solusi Distribusi Press Release dengan Audiens Lebih Luas
Transformasi Distribusi Press Release, Persrilis.com Gandeng New Media Network Jawab Tantangan Algoritma
Jangkauan Global dan Lokal: PR Newswire–PSPI Hadirkan Distribusi Pers Rilis yang Cepat dan Kredibel
Menulis dari Daerah: 24jamnews.com Buka Peluang Jurnalis Lokal Mandiri
Industri Pasar Modal Sambut Positif Keputusan RUA dan RUALB PROPAMI
Reformasi Pajak Penghasilan 2025: Apa yang Perlu HR dan Karyawan Ketahui?
Media Hallo.id Hadirkan Layanan Khusus Galeri Foto Perusahaan
Menkeu Sri Mulyani Kendalikan Bunga Utang di Tengah Badai Ekonomi

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 05:13 WIB

Persrilis.com dan New Media Network Luncurkan Solusi Distribusi Press Release dengan Audiens Lebih Luas

Senin, 18 Mei 2026 - 06:18 WIB

Transformasi Distribusi Press Release, Persrilis.com Gandeng New Media Network Jawab Tantangan Algoritma

Kamis, 20 November 2025 - 16:00 WIB

Jangkauan Global dan Lokal: PR Newswire–PSPI Hadirkan Distribusi Pers Rilis yang Cepat dan Kredibel

Kamis, 23 Oktober 2025 - 16:01 WIB

Menulis dari Daerah: 24jamnews.com Buka Peluang Jurnalis Lokal Mandiri

Senin, 29 September 2025 - 19:20 WIB

Industri Pasar Modal Sambut Positif Keputusan RUA dan RUALB PROPAMI

Berita Terbaru

Pers Rilis

Hainan: Etalase Kebijakan Pintu Terbuka Tiongkok

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:45 WIB