S&P 500 Bersusah Payah Naik Setelah Pernyataan Perdagangan Trump

- Pewarta

Rabu, 13 November 2019 - 06:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

S&P 500 Bersusah Payah Naik Setelah Pernyataan Perdagangan Trump

Mediaemiten.com, New York – Indeks acuan S&P 500 di Wall Street naik tipis pada akhir perdagangan Rabu pagi (13/11/2019), setelah Presiden Donald Trump mengatakan Amerika Serikat hampir menandatangani perjanjian perdagangan awal dengan China tetapi tidak menawarkan rincian baru tentang negosiasi.

Indeks S&P 500 dan Nasdaq mencapai tertinggi sepanjang masa selama perdagangan, tetapi mengakhiri tertinggi sesi setelah pidato tengah hari yang sangat diantisipasi dari Trump, karena para investor khawatir tentang komentar yang akan memperburuk sengketa tarif yang telah membuat pasar kejang lebih dari satu tahun.

Trump mengatakan AS dan negosiator China “dekat” dengan kesepakatan perdagangan “fase satu”, tetapi sebagian besar mengulangi retorika usang tentang “kecurangan” China dalam perdagangan dalam sambutannya di The Economic Club of New York.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Orang-orang berharap untuk mendapatkan sedikit lebih banyak kejelasan di bidang perdagangan dan itu tampaknya tidak demikian,” kata Chuck Carlson, kepala eksekutif di Horizon Investment Services di Hammond, Indiana, dikutip dari Reuters.

Investor telah menunjuk ketegangan perdagangan AS – China sebagai ketidakpastian utama pasar ketika saham-saham telah naik ke level rekor, didorong oleh penurunan suku bunga oleh Federal Reserve, laporan laba kuartal ketiga yang datang di atas ekspektasi yang rendah, dan tanda-tanda ekonomi mungkin mencapai terendah sebelum membaik.

Namun, kata Carlson, “pasar sampai taraf tertentu mulai mencoba untuk tidak terlalu reaktif dengan cara apa pun yang dikatakan presiden tentang perdagangan.”

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup tidak berubah pada 27.691,49 poin. Indeks S&P 500 meningkat 4,83 poin atau 0,16 persen, menjadi berakhir di 3.091,84 poin. Indeks Komposit Nasdaq naik 21,81 poin atau 0,26 persen, menjadi ditutup di 8.486,09 poin.

Sebagian besar sektor S&P 500 berakhir di wilayah positif, dengan layanan kesehatan mencatat keuntungan terbesar (top gainer) pemenang teratas. Sementara itu, sektor real estate mencatat kerugian terbesar (top loser), jatuh 0,8 persen.

Di antara saham, Walt Disney Co naik 1,3 persen karena perusahaan mengatakan permintaan untuk layanan streaming yang sangat ditunggu-tunggu, Disney+, jauh di atas ekspektasinya dalam peluncurannya. Sementara saham Netflix Inc turun 0,7 persen.

Saham Rockwell Automation Inc melonjak 10,5 persen setelah pembuat peralatan pabrik AS itu dengan mudah mengalahkan hasil kuartalannya dan memperkirakan laba 2020 di atas perkiraan.

Saham CBS Corp jatuh 3,6 persen setelah perusahaan media itu gagal mencapai estimasi pendapatan kuartalan. Saham Viacom Inc, yang bergabung dengan CBS, juga merosot 3,8 persen.

Dengan berakhirnya musim laporan laba kuartal ketiga, sekitar tiga perempat perusahaan S&P 500 telah melampaui estimasi laba, tetapi secara keseluruhan mereka diperkirakan telah membukukan penurunan laba 0,5 persen, menurut Refinitiv.

Perolehan laba dari perusahaan-perusahaan besar termasuk Walmart Inc, Nvidia Corp dan Cisco Systems Inc, serta serangkaian data ekonomi baru, akan dirilis minggu ini.

Sekitar 6,6 miliar saham berpindah tangan di bursa AS, sedikit di bawah rata-rata harian 6,8 miliar saham selama 20 sesi terakhir. (pep)

Berita Terkait

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terbaru

Pengalaman Bertema Disney and Pixar’s Toy Story Hadir di SKAI

Pers Rilis

Pengalaman Bertema Disney and Pixar’s Toy Story Hadir di SKAI

Rabu, 26 Agu 2026 - 15:08 WIB

SWI Group mempercepat transformasi menuju Infrastruktur Digital

Pers Rilis

SWI Group mempercepat transformasi menuju Infrastruktur Digital

Rabu, 26 Agu 2026 - 08:36 WIB