SKK Migas Beri Kemudahan Produksi bagi Kontraktor

- Pewarta

Selasa, 10 November 2020 - 15:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), akan memberikan kemudahan percepatan produksi kepada Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).

SKK Migas telah  mengirimkan surat edaran tentang percepatan produksi dari sumur interfield/nearfield, dan sumur stepout, sumur yang melebihi plan of development (POD) dan non-producing zone.

Menurut Wakil Kepala SKK Migas Fatar Yani Abdurrahman,  SKK migas melakukan penyederhanaan proses bisnis agar kegiatan pengeboran dan produksi dapat dipercepat dan diakselerasi. 

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kebijakan ini diharapkan dapat menarik minat investor dan meningkatkan iklim investasi di industri hulu migas,” kata Fatar dalam keterangannya, Senin (9/11/2020).

Menurutnya, kemudahan percepatan investasi yang diberikan SKK Migas kepada KKKS meliputi potensi sumur yang terletak di antara lapangan yang sudah berproduksi, atau di dekat lapangan yang sudah berproduksi dan dipisahkan oleh batas secara geologi.

Nilai eksplorasi yang kecil membuat sumur-sumur tersebut tidak menarik untuk dibor sebagai sumur eksplorasi. Namun, sumur itu tidak dapat dikategorikan sebagai sumur pengembangan, karena tidak ada payung hukumnya yaitu POD.

Dengan surat edaran tersebut, kata Fatar, KKKS dapat dengan cepat memonetisasi potensi-potensi subsurface yang sudah teridentifikasi tersebut yang selama ini belum dapat dikerjakan karena terkendala regulasi.

“KKKS dapat merealisasikan potensi suatu sumur dengan dipercepat karena produksi bisaa dilaksanakan tanpa harus melalui persetujuan rencana pengembangan lapangan baru atau perubahan POD,” jelasnya.

Sedangkan Kepala Divisi Perencanaan Eksploitasi SKK Migas Wahju Wibowo menambahkan, pihaknya telah mengidentifikasi potensi cadangan 488 juta barel minyak dan 486 miliar standar kubik gas bumi yang tersebar di 33 struktur. 

Sebagai tahap awal implementasi surat edaran tersebut, terdapat tambahan lima sumur interfieldyang akan dibor oleh Pertamina EP pada 2021.

Selain itu, ada potensi tambahan sedikitnya enam sumur yang masih dalam diskusi intensif dengan KKKS.

Dengan asumsi itu, satu sumur di darat memerlukan biaya sekitar US$33 juta atau Rp470 miliar. Komitmen tambahan ini seluruhnya berasal dari Pertamina Group. (inf)

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru

Pers Rilis

Hainan: Etalase Kebijakan Pintu Terbuka Tiongkok

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:45 WIB