MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat 31,93 poin atau 0,47% ke level 6.811,91 pada akhir perdagangan Rabu 10 Mei 2023. Sektor teknologi menjadi pendorong kenaikan IHSG.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor meningkat dipimpin sektor teknologi sebesar 1,56%, diikuti sektor industri sebesar 0,53% dan sektor infrastruktur sebesar 0,47%.
Sedangkan, empat sektor terkoreksi dimana sektor properti turun paling dalam minus 0,63%, diikuti sektor bahan baku dan sektor barang konsumen non primer yang masing-masing minus 0,47% dan 0,22%. Sementara itu sektor energi cenderung stagnan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pelaku pasar mencermati rilis data inflasi dan potensi gagal bayar utang membayangi pemerintahan AS pada 1 Juni, jika Kongres tidak bertindak untuk menyelesaikan kebuntuan tersebut.
Presiden AS Joe Biden dan anggota parlemen tertinggi gagal memecahkan kebuntuan pada Selasa (9/5) dalam pembicaraan tatap muka mengenai kenaikan batas utang AS senilai US$ 31,4 triliu , tetapi berjanji untuk bertemu lagi hanya dalam waktu tiga minggu sebelum negara tersebut dapat dipaksa menjadi gagal bayar yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Biden melaporkan bahwa Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kevin McCarthy McCarthy mengatakan selama pertemuan itu bahwa AS tidak akan gagal membayar utangnya.
Namun dia mengatakan kedua belah pihak setuju untuk staf mereka berkumpul minggu ini dan pemimpin penting bertemu lagi pada Jumat (12/5) untuk melanjutkan pembicaraan. Kedua belah pihak saling menyalahkan setelah pertemuan.
Baca Juga:
InfiMotion Technology Tampil Perdana ke Publik, Pamerkan Kapabilitas Lengkap E-Drive di Wuxi
Pemenang Stevie® Awards for Technology Excellence Tahunan Ketiga Diumumkan
Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif hingga penutupan perdagangan saham. Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu JATI, SGER, NPGF, IRSX, dan TFCO. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni SMKM, CHIP, HAJJ, GLVA, dan PTIS.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.646.733 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 20,35 miliar lembar saham senilai Rp9,16 triliun. Sebanyak 257 saham naik, 249 saham menurun, dan 224 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini mayoritas melemah, antara lain indeks Nikkei turun 120,6 poin atau 0,41% ke 29.122,19, indeks Hang Seng melemah 105,38 poin atau 0,53% ke 19.762,19, indeks Shanghai terkoreksi 38,52 poin atau 1,15% ke 3.319,15, dan indeks Straits Times melemah 0,66 poin atau 0,02% ke 3.242,29.







