MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat 25,92 poin atau 0,38% menjadi 6.860,42 pada akhir perdagangan Rabu 19 Oktober 2022. Saham-saham sektor keuangan, khususnya bank digital menjadi penopang IHSG.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sepuluh sektor meningkat dimana sektor keuangan naik paling tinggi yaitu 1,39%, diikuti sektor barang konsumen primer dan sektor barang baku masing-masing 1,29%, dan 1,01%. Sedangkan satu sektor terkoreksi yaitu sektor energi sebesar minus 0,74%.
Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu GDST, FIRE, SLIS, WIRG, dan ARTO. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni RAFI, APLN, PTBA, DEWA, dan AMRT.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, pemodal asing masih melanjutkan aksi jual (net sell) senilai Rp 124,71 miliar di pasar reguler. Net sell terbanyak melanda kelima saham berikut, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 81,21 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 73 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 46,87 miliar, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Rp 32,88 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 26,51 miliar.
Sedangkan kelima saham ini mengalami pembelian bersih (net buy) oleh investor asing, yaitu saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp 119,37 miliar, PT Bank Jago Tbk (ARTO) Rp 45,45 miliar, PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 33,16 miliar, PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) Rp 31,66 miliar, dan PT Panin Life Tbk (PNLF) Rp 18,04 miliar.
Sementara, pasar Asia bergerak variatif mengingat China yang telat merilis sejumlah leading indicator perekonomiannya termasuk data PDB-nya tanpa memberikan kejelasan kenapa dan waktu rilisnya, di mana hal itu meninggalkan spekulasi terjadinya sesuatu yang ditutupi.
Perhatian dunia terhadap kebijakan zero covid China memang dipertanyakan akan dampaknya terhadap ekonomi dan diharapkan dapat tergambar dari leading indicator-nya.
Baca Juga:
InfiMotion Technology Tampil Perdana ke Publik, Pamerkan Kapabilitas Lengkap E-Drive di Wuxi
Pemenang Stevie® Awards for Technology Excellence Tahunan Ketiga Diumumkan
Pelaku pasar dan investor juga tengah menanti rilis kebijakan suku bunga dalam negeri yang dinilai akan mempengaruhi pergerakan baik sektor riil maupun sektor keuangan.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 101,24 atau 0,37% ke 27.257,38, indeks Hang Seng turun 403,3 atau 2,38% ke 16.511,28, indeks Shanghai terkoreksi 36,58 poin atau 1,19% ke 3.044,38, dan indeks Straits Times melemah 3,08 poin atau 0,1% ke 3.022,8.
Frekuensi perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia tercatat sebanyak 1.187.349 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 20,18 miliar lembar saham senilai Rp13,2 triliun. Sebanyak 295 saham naik, 245 saham menurun, dan 155 tidak bergerak nilainya.







