Saham Wall Street Turun, Investor Hati-Hati Jelang Perundingan Dagang

- Pewarta

Selasa, 8 Oktober 2019 - 03:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saham Wall Street Turun, Investor Hati-Hati Jelang Perundingan Dagang

Foto ilustrasi: Pasar saham Wall Street. AS/Dok

Mediaemiten.com, New York – Saham-saham di Bursa Wall Street turun pada akhir perdagangan Senin (7/10/2019), (Selasa pagi WIB) (8/10/2019), karena laporan tentang perdagangan Amerika Serikat dan China membuat investor berhati-hati menjelang pembicaraan yang dijadwalkan akhir pekan ini.

Sebuah laporan bahwa Beijing semakin enggan untuk menyetujui kesepakatan perdagangan luas yang dilakukan oleh Presiden Donald Trump membebani sentimen awal.

Tetapi penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow membantu meredakan kecemasan, dengan mengatakan kemungkinan negosiator perdagangan Amerika Serikat dan China dapat membuat kemajuan ketika mereka bertemu di Washington, dan mengatakan Amerika Serikat terbuka untuk melihat proposal apa yang diajukan Beijing.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saham-saham sempat diperdagangkan lebih tinggi pada sore hari setelah seorang reporter Fox mencuit bahwa Kementerian Perdagangan China mengatakan China siap untuk melakukan kesepakatan dengan Amerika Serikat pada bagian-bagian negosiasi.

Wakil perunding perdagangan AS dan China meluncurkan putaran baru perundingan pada Senin (7/10/2019) yang bertujuan menyelesaikan perang dagang 15 bulan kedua negara, sementara Gedung Putih secara resmi mengonfirmasi bahwa perundingan tingkat tinggi, yang melibatkan Wakil Perdana Menteri China Liu He, Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin akan dimulai pada Kamis.

“Pasar berusaha untuk menghasilkan beberapa harapan untuk hasil pembicaraan perdagangan dan mencari tahu di mana dan bagaimana mereka ingin diperhitungkan,” kata Manajer Strategi Pedagang TD Ameritrade, Shawn Cruz di Jersey City, New Jersey, AS.

Indeks Dow Jones Industrial Average menghapus 95,70 poin atau 0,36 persen, menjadi berakhir di 26.478,02 poin. Indeks S&P 500 turun 13,22 poin atau 0,45 persen, menjadi ditutup di 2.938,79 poin. Indeks Komposit Nasdaq turun 26,18 poin atau 0,33 persen, menjadi berakhir di 7.956,29 poin.

Konsesi tarif dari Amerika Serikat dan China bulan lalu telah memicu harapan penyelesaian perselisihan yang berkepanjangan.

Kegelisahan atas perang perdagangan dan indikator ekonomi beragam telah diimbangi oleh meningkatnya ekspektasi pemotongan suku bunga ketiga tahun ini oleh Federal Reserve.

“Kami mengalami reli yang cukup baik dari posisi terendah pada Jumat lalu, dan kami semacam kembali ke tengah rentang perdagangan baru-baru ini,” kata Rick Meckler, mitra di Cherry Lane Investments, kantor investasi keluarga di New Vernon, New Jersey.

“Investor berusaha menyeimbangkan apa yang tampak seperti ekonomi yang lebih lemah dengan suku bunga rendah. Apa yang bisa mengubahnya bisa menjadi sesuatu yang keluar dari pembicaraan dengan China minggu ini. ”

Investor akan segera mengalihkan fokus mereka ke laba (perusahaan) kuartal ketiga, yang dimulai minggu depan dengan pelaporan bank AS, dan banyak berharap untuk melihat kejelasan lebih lanjut tentang dampak perang dagang terhadap perusahaan Amerika.

Analis memperkirakan kinerja laba triwulanan terendah sejak 2016, dengan laba S&P 500 terlihat turun hampir tiga persen dari tahun sebelumnya, berdasarkan data IBES dari Refinitiv. Demikian laporan yang dikutip dari Reuters. (pep)

Berita Terkait

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terbaru